(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Lambang Dajjal di Pinggir Pantai yang Sebabkan Palu Diserang Tsunami?

Oky
Oky

Lambang Dajjal di Pinggir Pantai yang Sebabkan Palu Diserang Tsunami? Sumber Foto : Istimewa

Winnetnews.com - Tsunami dan gempa yang menerjang kota Palu dan sekitarnya sudah membuat warganet gempar besar-besaran dan langsung membagikan berita mengenai kondisi dan juga apa yang terjadi di sekitar kota Palu.

Tak sedikit juga warganet yang menghubungkan dengan makhluk mistik bernama Dajjal.

Salah satunya adalah postingan Facebook dari seorang pengguna yang bernama Johan Cosmas Groda

Ini dikota Mamuju sulawesi barat...pantai manakarra.
Siapa perancangnya ??
Inikah yg membuat ALLAH SWT marah ??
THE NEW WORLD ORDER . 

 

Dilihat dari postingannya itu diduga si Johan ini menganggap bencana beberapa waktu lalu menghantam Donggala dan Palu Sulawesi Tengah terjadi lantaran di Mamuju, Sulawesi Barat, tepatnya di pantai Makarra  terdapat lokasi yang menyerupai mata satu.

Gara-gara unggahannya inilah, postingan si Johan banyak dikomentari oleh warganet, tak sedikit dari mereka yang percaya tapi banyak pula yang menilai dugaan si Johan ini cocokologi semata, berikut komentar-komentarnya.

Tania Ulfah Nur Tyas Astaghfirullah..iya kaya mata 1 kaum dajjal, fremasory, dan Illuminati

Bayu Ade Syahputra Kota Dajjal dong berarti !!!
Pantes Allah murka

Kakang Mas Joko Emang Palu sama Mamuju itu dekat ya bro? Nanya serius nih, ga tau

Mutia Amalia Namanya musibah, jgn pake ilmu cocoklogi lah, didaerah lain ada juga yg seperti itu mungkin tp gak kena musibah.

Ramdhan Setyawan Waduh desain mata jangan selalu diindentikan dgn simbol dajjal , di surabaya kalau gk percaya liat sendiri disain monumen bambu runcing jg didesain mata 1 tuh , Alhamdulillah masih aman tuh

Dhol Back hahaha itu pendapat anda,, trus allah buat neraka buat apa, emang nya allah kayak kalian, dikit dikit marah.

Sampai berita ini dibuat, bencana gempa dan tsunami di Palu sudah menelan sebanyak 832 orang dan angka ini masih akan terus bertambah. Informasi ini diperoleh dari kepala Pusat Data nformasi, dan Humas di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho pada Minggu (30/9/2018) siang.

Semoga para korban dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, mari menjaga jari jemari kita agar tidak mudah terprovokasi dan menyebarkan berita atau kabar yang kebenarannya masih dipertanyakan. 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});