(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Lamborghini Maut, Pengemudi Siap Hadapi Kasusnya

Liani
Liani

Lamborghini Maut, Pengemudi Siap Hadapi Kasusnya
WinNetNews.com - Mobil Lamborghini milik tersangka Wiyang Lautner (WL) tampak terparkir di halaman kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya. Mobil supercepat itu ditutupi terpal warna putih pucat. Kerusakan parah akibat kecelakaan maut itu juga terlihat pada bodi samping dan ban mobil yang tak tertutup terpal.

Selain mobil milik tersangka WL, barang bukti sepeda motor korban bermerk Honda Beat warna putih bernopol L4101WO, juga ikut diserahkan ke Kejaksaan. Motor yang bagian depannya ringsek itu dibiarkan di depan Lamborghini tanpa ditutup terpal.

Kedua barang bukti tersebut diserahkan penyidik Polrestabes setempat ke pihak kejaksaan.

Sementara itu, kakak kadung WL Wina L, mengatakan kondisi kesehatan adiknya sampai kini masih baik.

"Setiap membesuk, kami lihat kesehatannya baik. Dia juga curhat siap hadapi kasusnya," katanya di Surabaya, Kamis (07/1/2016)

Pihak Kejaksaan Negeri Surabaya, Jawa Timur, mengakui menerima pelimpahan berkas tersangka kasus kecelakaan maut yang melibatkan kendaraan cepat Lamborghini dari penyidik Polrestabes.

Salah seorang staf Seksi Pidana Umum Kejari Surabaya mengatakan, Kamis ini merupakan jadwal pelimpahan kasus Lamborghini.

"Hari ini memang jadwal pelimpahan kasus kecelakaan maut yang melibatkan kendaraan Lamborghini," katanya.

Penyerahan tersangka perkara kecelakaan ini dilakukan setelah jaksa menyatakan berkas perkara ini sempurna (P21) pada beberapa hari lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut ini terjadi pada Minggu pagi, 29 November 2015, di Jalan Manyar Kertoarjo, Surabaya. Lamborghini yang melaju kencang tiba-tiba oleng ke kiri dan menyeruduk warung STMJ di kiri jalan.

Akibatnya, pembeli STMJ, Kuswarijono (51), meninggal di lokasi kejadian. Dua orang lainnya, Mujianto (45) dan Srikanti (41), luka-luka. Polisi menetapkan pengemudi Lamborghini, WL, sebagai tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 310 ayat (2) dan (4) UU Angkutan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dilansir dari laman rimanews 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});