Langgar Circuit Breaker Bakal Didenda 300 Dolar Singapura
Foto: The Straits Times

Langgar Circuit Breaker Bakal Didenda 300 Dolar Singapura

Minggu, 12 Apr 2020 | 19:46 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Singapura mengumumkan akan mengambil tindakan keras terhadap siapa pun yang melanggar peraturan yang telah ditetapkan sejak pemberlakuan circuit breaker atau separuh lockdown.

Melansir Kompas.com dari The Straits Times, mulai Minggu (12/4), warga yang tidak patuh akan didenda di tempat sebesar 300 dollar Singapura (sekitar Rp 3,4 juta).

Tidak akan ada lagi peringatan seperti yang diberikan sejak separuh lockdown ditetapkan Selasa (7/4) untuk melawan pendemi virus corona.

Tercatat lebih dari 3000 peringatan keras dan 40 hukuman denda yang dijatuhkan dalam 5 hari terakhir.

Menteri Lingkungan dan Sumber Daya Air Singapura, Massagos Zulkifli mengungkapkan kecemasannya terhadap masih banyaknya warga yang tidak menanggapi serius circuit breaker.

Masih banyak warga yang tidak mengindahkan apa yang sudah diperintahkan misalnya dengan tidak melakukan social distancing dan duduk-duduk nongkrong di area terbuka kompleks apartemen tempat tinggal

“Sanksi yang lebih tegas harus diterapkan,” ungkap Massagos pada laman Facebooknya.

Lebih dari 3.100 petugas akan dikerahkan di seluruh pulau untuk mengawasi gerak-gerik warga yang mencurigakan.

Ada pun sebelumnya pelanggar pertama kali akan diberikan peringatan. Pelanggar kedua kali akan didenda 300 dollar Singapura.

Jika diulang lagi, yang bersangkutan akan diseret ke pengadilan dengan ancaman denda 10.000 dollar Singapura (atau sekitar Rp 112 juta) atau hukuman penjara maksimal 6 bulan, atau kombinasi kedua hukuman.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...