Laporan Dewi Tanjung terhadap Novel Dituding Ngawur

Sofia Citradewi
Sofia Citradewi

Laporan Dewi Tanjung terhadap Novel Dituding Ngawur Sumber foto: Seriau.com

Winnetnews.com - Tim Advokasi Novel Baswedan menilai laporan politisi PDI Perjuangan Dewi Tanjung terhadap kliennya ke Polda Metro Jaya adalah sangat aneh. Salah satu Tim Advokasi Novel Baswedan, Muhammad Isnur, mengatakan kliennya sebagai korban kekerasan penyiraman air keras justru kena fitnah. Menurutnya tuduhan terhadap Novel itu di luar nalar dan batas kemanusiaan.

"Ini tindakan yang sudah mengarah pada fitnah dan merupakan tindakan di luar nalar dan rasa kemanusiaan," kata Isnur pada Jumat 8 November 2019, seperti dikutip dari Viva.co.id.

Ia pun mengaku berbagai fakta sudah disampaikan langsung oleh Novel, termasuk Pimpinan KPK. Bahkan, selama ini pemerintah secara resmi memberikan bantuan untuk pengobatan Novel.

"Pak Kapolri saat itu, Tito Karnavian, sudah menyaksikan langsung kondisi Novel tak lama setelah kejadian," ujarnya.

Isnur menegaskan laporan yang dilayangkan Dewi Tanjung mengenai penyerangan Novel adalah rekayasa itu tidak jelas alias ngawur.

"Penyerangan yang mengakibatkan Novel alami kebutaan jelas dan telah terbukti sebagai fakta hukum," tutur dia.

Ditambah lagi sudah diverifikasi melalui pemeriksaan medis maupun penyelidikan dan penyidikan aparat kepolisian. Bukan hanya itu. Ia mengatakan kasus ini juga diselidiki Komnas HAM dan direspons oleh Presiden Joko Widodo dengan perintah agar kasus ini dituntaskan.

"Meski sudah sampai 2,5 tahun belum juga terungkap siapa pelakunya. Tapi secara tidak langsung, pelapor sebenarnya telah menuduh bahwa kepolisian, Komnas HAM, termasuk Presiden, tidak bekerja berdasarkan fakta hukum benar. Karena itu semestinya kepolisian tidak memproses laporannya lebih lanjut," kata Isnur.

 

 

Sumber: Viva.co.id

Apa Reaksi Kamu?