(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Lebih Mengenal Eating Disorders

Oky
Oky

Lebih Mengenal Eating Disorders Sumber Foto : Istimewa

Winnetnews.com - Memiliki tubuh yang langsing adalah idaman semua wanita baik dari remaja hingga wanita dewasa, tapi tidak sedikit pun seseorang ingin memiliki tubuh langsing dengan cara yang salah dengan diet yang tidak sehat dan menyebabkan kerugian terhadap tubuh nya sendiri bahkan bisa memiliki perubahan bentuk badan yang sangat drastis.

Eating Disorders adalah kelainan atau gangguan yang terjadi pada gangguan makan seseorang yang di sebabkan melalui pemikiran nya sendiri dan bisa dari beberapa faktor. Tipe – tipe Eating Disorders pun yang sering di kenal ada 3 tipe yaitu :

  1. Anorexia Nervosa

    Gangguan pola makan dimana penderita takut secara berlebihan jika penderita makan akan berdampak berat badan nya menjadi naik, biasanya penderita Anorexia akan makan dengan porsi yang sedikit dan semakin lama menjadi lebih ekstrim.
  2. Bulimia

    Penderita Bulimia tetap makan seperti layaknya makan orang normal, tetapi mereka akan memuntahkan makanan tersebut secara memaksa dengan bertujuan  mendapatkan kepuasaan tersendiri agar tidak bertambah berat badan nya.
  3. Binge Eating Disorders

    Binge yang artinya mempunyai kebiasaan makan secara berlebihan dengan porsi yang cukup besar dengan mengkonsumsi jumlah garam atau gula yang banyak yang berakibat memiliki tubuh yang obesitas.

Faktor-faktor yang menyebabkan orang melakukan eating disorders juga dapat disebabkan dari keluarga, lingkungan sekitar dan yang paling berpengaruh adalah pola pikir si penderita itu sendiri.

Seseorang yang memiliki gangguan eating disorders hanya dapat diketahui oleh seorang psikolog maupun psikiater, oleh karena itu kita tidak dapat membuat kesimpulan secara langsung ketika kita melihat seseorang tiba – tiba memuntahkan makanan nya berarti mengidap Eating Disorders.

Gangguan ini dapat sembuh tergantung dari si penderita Anorexia Nervosa, Bulimia dan Binge Eating Disorders karna yang paling berpengaruh untuk kesembuhan si pengidap adalah pola pikirnya sendiri dan Psikolog ataupun Psikiater hanya bisa memantau progress nya sudah sampai mana dan tujuan yang di inginkan seperti apa

 

Ditulis oleh Fika Almira Yuniar

Mahasiswi London Shool of Public Relations

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});