Lebihi Corona, Kematian Akibat DBD Selama 2020 Mencapai 102 Orang
Foto: Okezone.com

Lebihi Corona, Kematian Akibat DBD Selama 2020 Mencapai 102 Orang

Kamis, 12 Mar 2020 | 17:04 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com - Sejak awal Januari, virus corona (Covid-19) telah menyita perhatian publik, tak hanya di Indonesia, bahkan dunia. Namun di tengah hebohnya corona Kementerian Kesehatan mencatat, kasus kematian akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga Maret ini masih terbilang tinggi. 

Menurut dr Siti Nadia Tarmizi, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan zoonotik, kasus DBD di Indonesia sejak Januari hingga Maret telah mencapai 17.820. 

"Total kasus sampai saat ini 17.820," kata dr Nadia, di Gedung Kementerian Kesehatan RI, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2020), dilansir dari detik.com.

Dari total kasus tersebut, angka kematiannya mencapai 104 orang yang tersebar di 21 provinsi di Indonesia dengan mayoritas berada di Provinsi NTT yang mencapai 32 orang. 

dr Nadia juga mengimbau masyarakat untuk tidak hanya berfokus pada corona dan harus selalu waspada dengan DBD, terlebih saat ini sudah memasuki musim penularan. "Jadi jangan fokus corona, lalu demam berdarah lupa," ungkapnya.

Hal serupa juga diutarakan Herlin Ferliana selaku Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur. Dilansir dari surabayasurabaya.net, Ia mengatakan, 2019 lalu, jumlah kasus DBD di Jatim mencapai 18.393, dengan kematian 184 orang. Namun baru dua bulan 2020, jumlah kasus DBD di Jatim hampir mencapai dua ribu orang. Sehingga, kasus DBD Jatim ini tidak dapat dianggap remeh.

“Kelihatannya di 2020 ini tidak terjadi penurunan yang signifikan. Selama dua bulan ini saja angka kematian dan kasusnya hampir satu persen,” kata Herlin kepada Radio Suara Surabaya, Kamis (12/3/2020).

Menurutnya antisipasi persebaran DBD sudah dicanangkan sejak beberapa tahun yang lalu, lewat program PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dengan 3M, yakni menguras dan menutup tempat penampungan air, serta memanfaatkan kembali barang-barang bekas yang dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. 

Menurutnya Herlin, upaya PSN dengan 3M+ ini sudah dinilai paling ampuh dalam mengantisipasi DBD dibanding dengan fogging. Ia menambahkan, karenakan bahan kimia dari fogging justru berisiko membuat nyamuk menjadi lebih kebal.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...