Lee Kaeun Jadi Korban Manipulasi Voting Seri ‘Produce’, Netizen Kasihani Nasibnya
Lee Kaeun (Foto: Soompi.com)

Lee Kaeun Jadi Korban Manipulasi Voting Seri ‘Produce’, Netizen Kasihani Nasibnya

Kamis, 19 Nov 2020 | 13:51 | Nisa Diniah

Winnetnews.com -  Penggemar Korea dikejutkan dengan pengumuman dari Pengadilan Tinggi Seoul yang merilis daftar trainee seri “Produce 101” yang menjadi korban manipulasi voting.

Sejumlah trainee tersebut seharusnya masuk line up debut, namun hasil voting mereka dimanipulasi hingga mereka harus tereliminasi atau gagal debut.

Salah satu korbannya adalah Lee Kaeun yang berkompetisi di "Produce 48". Pengadilan Tinggi Seoul mengungkap bahwa Kaeun seharusnya berhasil debut dengan berada di peringkat kelima dan bisa bergabung sebagai member IZ*ONE.

Banyak netizen Korea yang mengasihani nasib Kaeun. Diketahui bahwa Kaeun kini sudah tidak lagi bernaung di agensi Pledis Entertainment. Ia telah pindah ke agensi High Entertainment. Pihak agensi Kaeun pun telah memberikan pernyataan resmi terkait hal ini.

"Setelah melihat informasi tersebut, kami telah melakukan percakapan yang cukup dengan aktris Lee Kaeun dan diskusi internal. Melalui pembicaraan tersebut, kami telah memutuskan bahwa saat ini tidak berencana untuk mengambil tindakan terpisah," kata perwakilan High Entertainment.

"Lee Kaeun bekerja sebagai aktris sekarang, tapi saat ini dia juga belajar musik sendiri. Jika ada kesempatan (baginya untuk bermusik) atau dia secara pribadi menginginkannya, kami akan membantunya," High Entertainment.

Mengetahui hal ini, banyak netizen yang mengaku kasihan dengan nasib Kaeun padahal ia seharusnya bisa debut bersama IZ*ONE saat ini. Namun tak sedikit netizen yang memberikan dukungan penuh untuk karir Kaeun di dunia akting.

“Aku tidak sabar untuk melihat penampilannya. Betapa kesalnya kalian pasti,” kata netizen Korea dikutip Theqoo.

“Oh, dia sudah pindah ke agensi lain. Aku harap dia akan sukses,” ujar netter lain.

“Ah itu pasti membuat frustasi,” tambah netter lain.

“Tidak ada yang bisa dikatakan tentang masalah ini,” ucap netter lain.

“Jika itu aku, aku tidak akan mengatakan apa-apa. Apa yang aku lakukan sekarang? Aku marah,”

“Posisi apa yang bisa diambil korban? Penyerang dan penerima mungkin tidak tahu. Aku sangat marah,” pungkas yang lainnya

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...