Legislator Sebut BNN, Polri dan TNI Tidak Perlu Reaktif Atas Tulisan Haris Azhar

Legislator Sebut BNN, Polri dan TNI Tidak Perlu Reaktif Atas Tulisan Haris Azhar

Senin, 8 Agt 2016 | 09:23 | Zaenal Arifin
 Jakarta, Winnetnews.com -  Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu menilai BNN, Polri dan TNI tidak perlu reaktif atas tulisan Koordinator Kontras Haris Azhar. Hal ini karena, tiga institusi negara itu melaporkan Haris ke Bareskrim.

Seperti diketahui, Haris Azhar dilaporkan ke Bareskrim dengan tudingan pencemaran nama baik dan dijerat dengan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Tidak perlu reaktif lah. Telusuri saja dulu lakukan investigasi baru kemudian diklarifikasi ke publik," ucap Masinton dalam keterangan persnya yang diterima di Jakarta, Senin (8/8/2016).

Haris Azhar sendiri secara resmi dilaporkan oleh TNI, BNN dan Polri ke Bareskrim Mabes Polri yang langsung melakukan pengembangan kasus.

Laporan itu berawal dari tulisan Haris hasil wawancaranya dengan terpidana mati Freddy Budiman yang berjudul "Cerita Busuk dari Seorang Bandit: Kesaksian bertemu Freddy Budiman di Lapas Nusa Kambangan (2014)".

Dalam tulisan yang telah menyebar luas melalui media sosial itu, Freddy mengaku memberikan uang ratusan miliar rupiah kepada penegak hukum di Indonesia untuk melancarkan bisnis haramnya di Tanah Air.

"Dalam hitungan saya selama beberapa tahun kerja menyelundupkan narkoba, saya sudah memberi uang Rp450 miliar ke BNN. Saya sudah kasih Rp90 miliar ke pejabat tertentu di Mabes Polri. Bahkan saya menggunakan fasilitas mobil TNI bintang dua," kata Freddy seperti dikutip dari laman Facebook Kontras.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...