Lerai Pergelutan Dua Cewek di Warung Tuak, Pak De Tewas Dihantam Botol Miras
Ilustrasi: Tribunnews

Lerai Pergelutan Dua Cewek di Warung Tuak, Pak De Tewas Dihantam Botol Miras

Senin, 30 Des 2019 | 11:59 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Seorang pria yang akarab dipanggil Pak De, tewas di warung tuak setelah dilempar pecahan botol minuman keras (miras) oleh seorang gadis. Pelemparan botol ini terjadi lantaran Pak De berusaha melerai dua gadis yang sedang ribut besar.

Kepala Bidang Humas Polda Riabu Kombes Pol Sunarto, mentakan bahwa gadis dengan inisial AN tersebut ternyata masih berusia 18 tahun. Ia ditangkap di tempat persembunyiannya di Kota Pangkalan Kerinci, Kabupatan Pelalawan.

Menurut Sunarto, perbuatan nekat Nisa terjadi pada Kamis (26/12) di sebuah warung tuak Marsada Musik, Jalan Langgam I Koridor RAPP, Pangkalan Kerinci.

Dilansir dari Riau Online, insiden tewasnya Pak De bermula saat korban bernama Matrawi alias Pak De (39) melerai pertengkaran antara Nisa (AN) dan seorang wanita bernama Devi. Kedua wanita ini bertengkar di warung tuak. Melihat kegaduhan ini, Pak De pun berusaha untuk melerai keduanya.

image0
Sosok Nisa ditangkap oleh Polres Pelalawan (foto: Merdeka.com/Abdullah Sani)

Setelah dilerai dan adem-ayem beberapa saat, rupa-rupanya Nisa masih dongkol dengan Devi. Ia secara emoisonal mengambil botol miras dan langsung memecahkannya.

Pecahan botol tersebut lantas dilempar ke arah Devi. Namun, naas, lemparan itu meleset dan justru menyambangi Pak De. Mendarat tepat di bagian leher, Pak De langsung jatuh ke tanah dengan darah mengucur deras.

“Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong,” kata Sunarto.

Usai membunuh Pak De, Nisa kabur dan bersemunyi di rumah temannya. Polisi yang menerima laporan tewasnya Pak De pun langsung melakukan penyelidikan. Pada hari yang sama, polisi akhirnya berhasil menangkap Nisa dan langsung digelandang ke Mapolres Pelalawan.

Setelah diringkus, Nisa mengakui semua perbutannya. Ia pun mengaku menyesal karena telah menghabisi nyawa Pak De, meskipun tidak disengaja. Nisa, bagaimana pun juga, akan menjalani proses hukum yang berlaku.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...