Letusan di Kawah Sileri Dieng Tidak Mengandung Gas Beracun
Sumber:Twitter.com/sutopoBNPB 

Letusan di Kawah Sileri Dieng Tidak Mengandung Gas Beracun

Senin, 2 Apr 2018 | 09:06 | Cindy Cesilia

WinNetNews.com-  Kawah Sileri di Gunung Api Dieng, di Kecamatan Btaur, Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah, kembali meletus freatik secara mendadak pada Minggu 1 April 2018. 

Letusan disertai dengan semburan lumpur dengan setinggi 150 meter yang tersebar sejauh 100 meter ke arah timur, 50 meter ke arah utara, 200 meter ke arah selatan, 100 meter ke arah barat laut dan 50 meter ke barat. Tapi letusan ini dipastikan tidak mengandung gas beracun berupa CO2, H2S dan SO2.

Saat kejadian kondisi hujan sehingga wisatawan tidak banyak yang berkunjung. Selain itu dipastikan tidak ada korban jiwa dari letusan freatik tersebut.

Letusan freaktif adalah jenis letusan gunung api yang disebabkan adanya tekanan uap air di bagian bawah kawah kemudian mendorong material lumpur, asap dan air yang ada di bagian atasnya.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, BPBD Banjarnegara bersama Pos Pengamatan Gunungapi Dieng PVMBG, TNI, Polri, relawan dan pengelola obyek wisata Dieng terus melakukan pemantauan. Sampai Minggu malam pukul 19.00 WIB menunjukkan tidak adanya letusan susulan.  

Sementara itu, aktivitas masyarakat setempat masih berjalan normal. Tidak ada kepanikan dan pengungsian. Obyek wisata di Komplek Gunungapi Dieng tetap dibuka dan beroperasi normal. Masyarakat dan wisatawan tidak diperbolehkan mendekati Kawah Sileri pada jarak 100 meter dari bibir kawah.


 

Sumber:Twitter.com/sutopoBNPB

Sumber:Twitter.com/sutopoBNPB 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...