Lima Buku Bertema Body Positivity yang Wajib Kamu Baca

Nurul Faradila
Nurul Faradila

Lima Buku Bertema Body Positivity yang Wajib Kamu Baca Buku Body Positivity (sumber: unsplash)

Winnetnews.com - Sering kali kita membanding-bandingkan tubuh kita dengan orang lain, dan berakhir menjadi pribadi yang minder. Apalagi jika kita hanya berpatokan pada beauty standar yang ada. Bila dibiarkan begitu saja, bisa saja perasaan minder ini malah bisa mengganggu kondisi psikologismu. Melihat kenyataan ini, pesan body postivity semakin gencar dikampanyekan.

Pesan-pesan itu, tidak hanya bisa kamu dapatkan melalui sosial media, film, ataupun lagu. Beberapa buku ini, dapat kamu gunakan untuk membuat kamu dapat belajar lebih mencintai diri sendiri.

1. Just Eat karya Laura Thomas

Dalam Just Eat, Laura mengemas pola pikir mengenai tubuh secara jelas dan personal. Ia mengekspos cara berpikir terhadap seni bersantap dan memasukan berbagai nutrisi baik pada tubuh secara game-changing. Ketika membaca buku ini, pembaca akan merasa sedang berbincang dengan seorang ahli kesehatan dan pada akhirnya dapat memicu diri untuk mencintai tubuh yang dihuni.

2. How to Be a Herpburn in a Kardhasian World karya Jordan Christy

Buku ini menyoroti secara penuh gaya hidup tentang mencintai diri sendiri lewat versi paling confindent dari seorang individu. Yakni dengan memahami elemen-elemen gaya hidup yang serba guna, di mana karakter dalam diri dipercaya memancarkan kepribadian yang membuat seseorang otentik, dan tidak lekang oleh waktu.

3. Shrill karya Lindy West

Bagi penulis, komedian, sekaligus aktivis Lindy West, memiliki tubuh yang  gemuk adalah sebuah fakta dan hal tersebut bukanlah sesuatu yang buruk. Bertubuh gemuk adalah bagian dari fisiknya, namun hal itu tidak membuatnya menjadi orang yang tidak atraktif. Buku yang penuh humor dan haru ini, menceritakan bagaimana saat Lindy masih kecil ia berusaha membaur dengan orang di sekitarnya, namun gagal. Lalu Lindy menemukan kepercayaan diri yang asalnya tidak melulu dari fisik, hingga akhirnya ia saat ini menjadi aktivis pejuang body positivity dan feminisme.

4. Beautiful You: A Daily Guide To Radical Self-Acceptance karya Rosie Molinary

Rosie ingin semua perempuan untuk bisa merasa cantik, tidak peduli dengan umur, warna kulit, berat badan, atau hal lain yang bisa membuat kita merasa minder. Dalam buku ini, memuat beberapa latihan harian yang berguna untuk melawan pesan negatif dan meningkatkan kepercayaan diri. Setiap hari, kamu akan diajak untuk menulis atau menggambar sesuatu untuk memperkuat hubungan antara pikiran dan tubuh.

5. This is Who I Am: Our Beauty In All Shapes and Sizes karya Rosanne Olson

Dalam buku ini, fotografer Rosanne Olson mendokumentasikan 45 wanita, dengan umur (19 – 95 tahun) yang berbeda, etnis, ukuran dan bentuk tubuh yang beragam. Persamaan yang ada dari para wanita ini hanyalah mereka semua bukan seorang model profesional yang bersedia terlibat dalam proyek ini. Dengan tujuan utama untuk memaparkan semua bentuk tubuh dan kecantikan mereka masing-masing.

Apa Reaksi Kamu?