Liverpool Si Juara Tanpa Piala

Daniel
Daniel

Liverpool Si Juara Tanpa Piala Foto: Getty Images

Winnetnews.com - Manchester City mengangkat piala juara Liga Inggris untuk kedua kali secara beruntun. Namun, jangan lupa bahwa Liverpool membuat City musim ini berjuang keras untuk bisa meraih gelar juara. Bahkan, Liverpool sempat “menyentuh” piala juara tersebut meski hanya beberapa menit saja.

Pada laga terakhir Liga Inggris Minggu (12/5) Liverpool berhadapan dengan Wolverhampton di Anfield, sementara City sowan ke kandang Brighton and Hove Albion. Anak asuh Jurgen Klopp memberikan tekanan kepada City sejak menit awal.

Gol dari Sadio Mane pada menit 17 ke gawang Wolves membuat Liverpool unggul 1-0, dan secara statistik berada di puncak klasemen karena di saat bersamaan City masih imbang dengan Brighton 0-0. Angin keberuntungan seakan berembus ke arah Liverpool, Brighton mencatatkan gol pada menit 27 dan unggul 1-0 atas City.

Sorak sorai Anfield merakayan gol Brighton sayangnya hanya berlangsung semenit saja. Sebab, pada menit 28, Sergio Aguero berhasil membuat kedudukan kembali sama kuat 1-1. City lalu berbalik unggul pada menit 38 lewat Aymeric Laporte.

Meski masih berharap keajaiban terjadi, City nyatanya tak terbendung dan menambah dua gol lagi lewat Riyad Mahrez dan Ilkay Gundogan. Liverpool yang juga mengamankan kemenangan 2-0, tidak berarti karena perolehan poin City tetap unggul atas Liverpool.

Meski pun harus melanjutkan puasa gelar Liga Inggris lagi, namun apresiasi setinggi-tingginya layak didapatkan oleh Liverpool musim ini. Pasukan Jurgen Klopp tampil luar biasa di sepanjang musim ini. Sama sekali tidak memberikan ruang bernafas untuk City dalam perebutan gelar juara.

Bayangkan saja, Liverpool mengumpulkan total 97 poin di akhir musim, hasil dari 30 kali menang, tujuh kali imbang, dan satu kali kalah. Statistik yang terlalu luar biasa untuk hanya menjadi juara dua Liga Inggris.

Menurut catatan Opta, dengan raihan 97 poin tersebut setidaknya Liverpool bisa memenangkan satu gelar dari 26 musim sebelumnya. Selain itu, Liverpool juga jadi tim pertama dalam sejarah yang mengumpulkan 30 kemenangan dengan koleksi 97 poin dan tidak meraih gelar juara di akhir musim.

Guardiola sendiri mengakui persaingan dengan Liverpool musim ini “menaikkan standar permainan kami.” Apa yang dikatakan Guardiola benar adanya, selain menaikkan City secara tim, persaingan City-Liverpool musim ini juga menaikkan standar persaingan papan atas Liga Inggris.

Liverpool, si juara tanpa piala. Musim ini mereka digdaya, maka musim depan bukan tidak mungkin mereka mengulangi performa yang ada di musim ini. The Reds bisa jadi jauh lebih menakutkan di musim depan. See you next year, Liverpool.

 

Apa Reaksi Kamu?