Lombok Masuk Top Ten Prioritas Destinasi Wisata di Indonesia

Lombok Masuk Top Ten Prioritas Destinasi Wisata di Indonesia

WinNetNews.com - Lombok Sumbawa berhasil masuk sepuluh besar (top ten) prioritas tujuan wisata di Indonesia. Ada tiga unggulan pariwisata di Lombok Sumbawa yakni wisata halal, kawasan wisata Mandalika dan wisata bahari.

‘’Saya sudah berhasil membuat Mandalika masuk top ten,’’ kata Menteri Pariwisata Arief Yahya saat ditemui sebelum peresmian Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, di Pantai Seger Lombok Tengah, Sabtu 12 Desember 2015 siang

Arief menyebut, Lombok sebagai destinasi yang memiliki kekuatan wisata bahari. Di kawasan Mandalika juga akan dibangun obyek wisata marina. Juga di pulau-pulau kecil lainnya termasuk di Sumbawa yang memilik pantai yang indah. ‘’Ini kekuatan Nusa Tenggara Barat,’’ ujarnya.

Menurut Arief, selama ini yang menjadi kelemahan pariwisata di Lombok adalah kurangnya promosi melalui media. Padahal dari sisi atraksi tidak kalah. Tahun depan, Kementerian Pariwisata akan meningkatkan dana untuk pengembangan pariwisata tiga kali lipat dari Rp 10 miliar menjadi Rp 30 miliar

 

Sementara itu 10 daerah yang dijadikan prioritas pengembangan destinasi wisata utama di Indonesia adalah Danau Toba Sumatra Utara, Tanjung Kelayang.Belitung, Tanjung Lesung Pandeglang Banten, Kepulauan Seribu Jakarta, Borobudur – Jogya Solo Semarang, Bromo Jawa Timur, Mandalika Lombok Tengah, Labuan Bajo Komodo Nusa Tenggara Timur, Wakatobi Sulawesi Tenggara dan Morotai Maluku Utara.

Arief berujar, tinggal mempercepat pengembangan kawasan ekonomi khusus pariwisata si Tanjung Lesung, Mandalika dan Morotai. Sedangkan lima lainnya direvitalisasi dan dua lainnya satu diantaranya Tanjung Kelayang yang relatif baru memiliki potensi besar.

Arief mengatakan KEK Mandalika setelah dilakukan ground breaking Hotel Pullman yang dibangun Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan Hotel Club Med diyakini bisa menjadi kebangkitan wisata di Lombok. ‘’Sebagai reasoning baru, itu akan bagus.’

Arief mengajak manajemen ITDC untuk berkunjung ke Tanjung Lesung. ‘’Saya mengajak untuk studi banding kegiatan mereka yang progresif,’’ ucapnya.

di sadurdari situs Tempo