Luhut Akan Rangkap Jabatan

Rusmanto
Rabu, 12 Agustus 2015 10:19 WIB
Oleh Rusmanto pada Rabu, 12 Agustus 2015 10:19 WIB
Image Luhut Akan Rangkap Jabatan

Luhut Binsar Pandjaitan diperkirakan akan menjadi Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan menggantikan pejabat lama Tedjo Edhy Purdijatno. Namun demikian, Luhut tak akan menanggalkan jabatan lamanya sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

"Ya, Pak Luhut merangkap," ujar sebuah sumber di Lingkungan Istana Kepresidenan, Rabu (12/8/2015).

Saat ini Luhut memimpin lembaga yang bernama Kantor Staf Presiden berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2015.

Luhut mengemban tiga tugas dan kewenangan utama dalam jabatan itu. Tugas itu adalah memantau pengendalian program prioritas pembangunan nasional, mengelola isu strategis, dan melakukan komunikasi politik dengan partai politik.

Lima nama menteri baru lainnya adalah: mantan Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution akan menjabat sebagai Menko Perekonomian menggantikan Sofyan Djalil. Kemudian, mantan Menko Perekonomian pada era Presiden Abdurrahman Wahid, Rizal Ramli, akan menjadi Menko Kemaritiman menggantikan Indroyono Soesilo.

Mantan pejabat Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Thomas Lembong, akan menjabat sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Rachmat Gobel. Nama lainnya adalah elite politik PDI Perjuangan, Pramono Anung, yang akan menggantikan Andi Widjajanto sebagai Sekretaris Kabinet. Terakhir, Sofyan Djalil akan menggantikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago. (jk)

Cara Memakai Tas yang Tepat Agar Tidak Mencederai Tubuh
Pulang ke Indonesia, Agnez Mo Jalan Bareng Pacar Barunya

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.