Luhut Masih Pelajari Pembatalan Reklamasi Pulau G

Luhut Masih Pelajari Pembatalan Reklamasi Pulau G

WinNetNews.com - Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengaku masih harus mempelajari pembatalan proyek reklamasi Pulau G yang diputuskan menteri sebelumnya Rizal Ramli. Luhut akan meminta paparan dari tim pengkaji reklamasi.

Luhut menegaskan pihaknya tidak akan mengambil keputusan tergesa-gesa. Keputusan baru dapat diambil setelah ada paparan menyeluruh dari tim yang sebelumnya terlibat pembahasan termasuk dari pihak terkait.

Keputusan membatalkan proyek reklamasi di Pulau G yang digarap PT Agung Podomoro Land lewat PT Muara Wisesa Samudera sebelumnya diputuskan Rizal Ramli karena dianggap terjadi adanya pelanggaran berat. Alasannya keberadaan Pulau G dianggap membahayakan lingkungan hidup atau proyek vital strategis, membahayakan pelabuhan termasuk lalu lintas laut.

Rizal Ramli dalam jumpa pers, Kamis (30/6/2016) saat masih menjabat Menko Kemaritiman, menerangkan, keberadaan proyek reklamasi Pulau G membahayakan karena adanya sambungan kabel-kabel yang terkait dengan listrik milik PLN. Proyek tersebut juga mengganggu lalu lintas serta merusak biota laut.

Sedangkan reklamasi Pulau C, D dan N menurut Rizal dapat diteruskan namun pembangunannya harus dibongkar terlebih dulu . Reklamasi di tiga pulau tersebut menurut Rizal masuk pelanggaran kategori sedang karena pulau dibuat demi mengejar keuntungan semata tanpa memperhatikan aspek lingkungan hidup.