MA anulir putusan Arbitrase, Kembali Tutut menangkan TPI

MA anulir putusan Arbitrase, Kembali Tutut menangkan TPI

Selasa, 16 Agt 2016 | 19:46 | Rike
WinNetNews.com-Perebutan TPI (kini MNC TV) masuki tahap baru. Mahkamah Agung (MA) menganulir putusan arbitrase yang sebelumnya memenangkan kubu PT Berkah Karya Bersama.

Kasus ini bermula sewaktu PT Berkah Karya Bersama lakukan Investment Agreement merestrukturisasi utang Tutut sebesar USD 55 juta pada 23 Agustus 2002. Belakangan jadi sengketa bisnis dalam perjanjian kerjasama tersebut dan berujung ke pengadilan. Baik tentang kepemilihan saham, kepengurusan hingga perjanjian kerjasama tersebut.Salah satunya yakni sengketa di Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) dan dimenangkan pihak PT Berkah pada 12 Desember 2014. Dalam putusan tersebut, PT Berkah dinyatakan sebagai pihak yang beritikad baik dan sudah melaksanakan Investment Agreement tersebut juga PT Berkah berhak atas 75 persen saham di TPI yang kini jadi MNC TV. Atas kekalahan itu, Tutut mengajukan banding ke PN Jakpus. Tanggal 29 April 2015, PN Jakpus membatalkan putusan itu. Pihak PT Berkah tak terima dan mengajukan kasasi. Lalu menurut begini menurut MA. "Mengadili sendiri, menyatakan putusan Badan Arbitrase Nasional Nomor 537/Xi/ARB-BANI/2013 tanggal 12 Desember 2014, tidak dapat dilaksanakan," ucap majelis hakim sebagaimana dilansir website MA, Selasa (16/8/2016).

Duduk menjadi ketua majelis kasasi yakni hakim agung Mahdi Soroinda Nasution dengan anggota hakim agung I Gusti Agung Sumanatha dengan anggota hakim agung Syamsul Maarif. Majelis nyatakan alasan menganulir putusan BANI sebab pihak Tutut sudah dimenangkan di sengketa perdata di tingkat kasasi sehingga harus dihormati dan dilaksanakan para pihak. "Pihak pembanding baru mengajukan perkara a quo ke forum arbitrase setelah adanya putusan kasasi berkekuatan hukum tetap," jelas majelis.

Permohonan ke BANI tersebut dinilai MA bertentangan dengan ketertiban umum sebagiamana dimaksud pada ketentuan Pasal 62 ayat 2 UU Nomor 30 Tahun 1999."Pasal 62 bukan mengatur pembatalan, tetapi pelaksanaan putusan arbitrase sehingga putusan BANI dalam perkara ini seharusnya dinyaakan tidak dapat dilaksanakan, bukan dinyatakan batal," demikian putusan majelis pada 18 April 2016.Putusan perdata yang dimaksud yakni putusan kasasi Nomor 862 K/Pdt/2013 yang dikuatkan putusan Peninjauan Kembali (PK) nomor 238 PK/PDT/2013. Pada putusan perdata tersebut, MA memenangkan Tutut, pemilik sah TPI yang kini jadi MNC TV.


TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...