Mabes Polri Belum Bisa Berikan Red Notice Kepada Pemimpin FPI
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol. Setyo Wasisto/Foto: Zool WNN

Mabes Polri Belum Bisa Berikan Red Notice Kepada Pemimpin FPI

Jumat, 12 Mei 2017 | 16:09 | Zulkarnain Harahap

WinNetNews.com - Meski sudah dua kali dipanggil Polisi terkait kasus pesan aplikasi Whatsapp berkonten pornografi, pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab tetap mangkir. Kabat terbaru bahkan menyebutkan bahwa sejak tiga hari kemarin, Pak Rizieq berada di Malaysia usai melakukan ibadah umroh. Terkait hal ini, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menyatakan, Polri akan melihat perkembangan serta mengkaji apakah perlu melibatkan Interpol untuk memulangkan Pak Rizieq.

"Kita lihat perkembangan, kalau memang diperlukan, kita minta bantuan kepada NCB Interpol, untuk mengeluarkan red notice ," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (12/05/2017).

Jika Pak Rizieq masuk dalam red notice, lanjut Setyo, artinya penyidik akan meminta bantuan Interpol untuk melakukan upaya paksa atau membawa kembali orang yang dicari ke negara asalnya. Tapi kemudian, menurut Setyo, hingga kini Polri belum perlu meminta red notice kepada Interpol untuk mengembalikan Pak Rizieq.

"Statusnya untuk kasus dugaan konten pornografi masih saksi, bukan tersangka," ujar Setyo.

Berdasarkan regulasi, penetapan red notice kepada seseorang jika orang tersebut terlibat kasus hukum dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Pak Rizieq sendiri hingga saat ini memang hanya ditetapkan sebagai saksi dalam kasus dugaan konten pornografi.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...