Madu Palsu Tetap Sehat? ini Cara Bedainnya!

Rani
Rani

Madu Palsu Tetap Sehat? ini Cara Bedainnya!

Winnetnews.com - Madu sering dijadikan pelengkap sarapan karena nutrisinya tinggi. Karena permintaan tinggi, kini di dunia banyak beredar madu palsu.

Bisa jadi jika kamu membeli madu di toko bahan makanan, ada kemungkinan madu tersebut adalah madu palsu. Artinya madu yang diencerkan diberi sirop jagung tinggi fruktosa dan dijual sebagai madu murni. Hal tersebut sangat umum terjadi, tidak terkecuali pada tempat penghasil madu terbesar di Amerika dan beberapa tempat di dunia. Groeb Farms of Michigan pun mengaku membeli madu palsu dengan harga jutaan dolar.

Dikabarkan oleh popsugar.com (5/8), Damian Magista, pendiri Bee Local, menjelaskan bagaimana sebenarnya terjadinya pemalsuan madu. Madu buatan China dimasukkan secara ilegal dalam jumlah besar di pasar Amerika.

Untuk mengurangi impor madu yang mengandung bahan kimia, Amerika menetapkan tarif tinggi untuk madu yang diimpor dari China. Karena pajak yang tinggi, banyak perusahaan besar menyelinapkan madu tersebut agar biaya tetap rendah. Madu dari China dialihkan melalui negara lain dan diberi label selama proses penyembunyian asal usulnya. Hal yang mengejutkan, banyak produsen China yang menggunakan bahan kimia yang tidak disetujui oleh FDA pada madu miliknya.

Sama dengan perdagangan obat terlarang, produsen menambahkan siruop jagung tinggi fruktosa pada madu, sehingga madu jadi tidak murni dan lebih murah. Terlepas dari pemalsuan madu yang kurang etis, tentu saja ada cara yang bisa dilakukan untuk menghindari pembelian madu tidak murni.

1. Label yang jelas

Damian menganjurkan agar konsumen memilih label madu yang jelas, sesuai dengan standar mutu, kalau di Amerika menurut standar FDA. “Kamu harus tahu dari mana asal dan apa isi makananmu," ungkap Damian.

FDA tidak memiliki defenisi madu secara legal, itu berarti dapat dipastikan 100%, madu asli dan madu yang dipalsukan sama-sama diberi label 'madu'. Madu murni secara alami sudah manis, sehingga tidak perlu ditambahkan pemanis atau zat aditif yang tidak sehat.

2. Serbuk sari menunjukkan negara asal

Serbuk sari berfungsi untuk menambahkan rasa, menjadi sumber protein dan bahkan mengandung asam amino. Serbuk sari dapat mempengaruhi rasa, sehingga perbedaan antara madu benar-benar dapat dirasakan, tergantung pada daerah dan tempat lebah mencari makan.

Damian menjelaskan, karena serbuk sari bisa menunjukkan asal negara, serbuk sari akan disaring selama proses pemalsuan madu. Oleh karena itu, serbuk sari pada madu akan hilang. Bukan hanya kehilangan cita rasa, Kamu juga akan kehilangan manfaatnya.

3. Merugikan peternak lebah

Selain berdampak pada orang yang mengonsumsinya, pemalsuaan madu juga berdampak pada peternak lebah. Madu yang murah memberi tekanan finansial yang luar biasa pada industri peternakan lebah domestik. Itulah sebabnya kejujuran dalam berbisnis penting bagi peternak lebah. Lebah sangat penting bagi ekosistem kita dan membantu menyerbuki tanaman dan pohon.

4. Baca Label dengan teliti

Damian mengungkapkan, jika madu diberi label madu lokal, maka madu tersebut bukan lokal. Perusahaan produksi bisa saja lokal, tapi madu mungkin saja diimpor secara ilegal. Kamu memang tidak dapat mengandalkan daftar bahan dari madu, tapi setidaknya bisa menghindari jika daftar yang ada di stoples madu terdapat sirop jagung tinggi fruktosa.

5. Carilah madu berlabel "True Source Honey"

Label yang jelas bisa mebantumu menghindari pembelian madu yang sudah dipalsukan. "True Source Honey" adalah sebuah organisasi yang bekerja untuk mempromosikan madu murni. Ini adalah program sukarela untuk madu impor, namun peternak lebah juga dapat berpartisipasi.

"Jika stoples madu memiliki label "True Source Honey", itu berarti madu yang bagus," ungkap Damian.

6. Beli madu lokal

Ada banyak madu lokal yang bisa diandalkan. Tidak peduli di mana kamu berada, kamu harus bisa menemukan peternak lebah lokal yang membuat madu lezat dan tentunya jujur.

Apa Reaksi Kamu?