Mahasiswa Yahukimo Papua Pulang Kampung Karena Masih Dapat Ujaran Rasis

Amalia Purnama Sari
Amalia Purnama Sari

Mahasiswa Yahukimo Papua Pulang Kampung Karena Masih Dapat Ujaran Rasis Demo di Yahukimo (sumber: Jubi)

Winnetnews.com - Sekitar 600 dari total 1.950 mahasiswa Yahukimo, Papua, memutuskan untuk kembali ke daerah asal. Mereka mengaku tidak ingin melanjutkan kuliah atau studi di tempat rantau karena masih mendapatkan tekanan dari berbagai pihak.

“Dari sekitar 1.950 mahasiswa, ada 600 mahasiswa yang pulang. Ada juga 120 mahasiswa yang stay di Jakarta,” ujar Yahukimo Abock, seperti dikutip dari Antara, Rabu (18/09).

Abock menyatakan bahwa para mahasiswa ini masih mendapatkan perlakuan rasisme dari warga setempat. Hal ini menjadikan mereka enggan untuk melanjutkan studi.

“Saya bertanya kepada mereka, mengapa tidak mau bertemu dengan Gubernur Jawa Timur kemarin. Mereka jawab bahwa masih banyak tekanan (rasisme) dari orang-orang di sana,” tambah Abock.

Para mahasiswa yang pulang ini dikabarkan akan menggelar pertemuan massal untuk membahas rencana selanjutnya ke depan.

“Yang jelas mereka mau bertemu dulu dengan koordinator tiap kabupaten. Mereka sedang agendakan rapat untuk bertemu Gubernur Lukas Enembe dan menyampaikan alasan mereka tidak mau menemui Gubernur Jawa Timur,” jelas Abock.

Tidak hanya menjelaskan kepulangan para mahasiswanya, Abock juga memberi keterangan terkait demo yang terjadi di Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Senin (16/09) kemarin. Akis itu menurut keterangan Abock adalah bentuk solidaritas untuk menolak rasisme.

Namun Abock juga menyayangkan adanya demo tersebut. Menurutnya, demo tersebut tidak seharusnya dilakukan. Saat ini semua pihak harusnya fokus untuk menyelesaikan persoalan yang sudah terjadi.

“Mereka ini katanya dapat informasi yang mengajak demo serempak dari Jayapura. Mereka kemudian putuskan untuk berdemo di Yahukimo. Kira-kira ada sekitar 1.000 orang yang ikut demo. Semua aktivitas di kabupaten sempat terhenti, namun tidak ada korban jiwa dan semuanya baik-baik saja,” pungkas Abock.

Apa Reaksi Kamu?