(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Mahkamah Kehormatan Dewan Gelar Rapat Terkait Nasib Setya Novanto

Cindy
Cindy

Mahkamah Kehormatan Dewan Gelar Rapat Terkait Nasib Setya Novanto Foto:Istimewa

WinNetNews.com- Ketua DPR, Setya Novanto masih menjadi perbincangan banyak orang. Seperti yang kita ketahui, KPK sudah menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka atas kasus mega proyek e-KTP.  Mahkamah Kehormatan Dewan atau MKD akan mengelar rapat untuk membahas  permasalahan Ketua DPR Setya Novanto hari ini, Kamis 16 November 2017. 

"Kita akan agendakan rapim dan pleno MKD. Di samping bahas laporan yang masuk, tentunya kita juga akan membahas perkembangan kasus Pak Novanto ini di KPK," kata Sudding. 

Menurut Sudding, apakah nantinya akan menonaktifkan Novanto karena tidak bisa menjalankan tugas sehari-harinya, hal tersebut masih perlu dilihat lagi.

"Kita belum tahu bagaimana perkembangan kasusnya. Apa upaya yang akan dilakukan KPK. Yang perlu kita lihat kan ada upaya jemput paksa sekarang. Nah nanti kita lihat perkembangannya," tambah Sudding. 

Selain itu, pergantian Ketua DPR hanya bisa dilakukan oleh fraksinya, dalam hal ini Partai Golkar. Hal tersebut, kata dia, ada dalam Undang-undang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3).

"Saya lihat dari fraksinya ya darimana pimpinan itu berasal. Karena UU MD3 mengatakan pergantian pimpinan di alat kelengkapan dewan maupun di DPR itu tergantung fraksinya," jelas Sudding. 

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Ketua DPR Setya Novanto. Sejumlah penyidik langsung mendatangi kediaman tersangka kasus korupsi megaproyek e-KTP itu di Jalan Wijaya Nomor 19, Jakarta Selatan, Rabu 15 November malam.

"KPK menerbitkan surat perintah penangkapan bagi SN," kata Juru Bicara KPK Para penyidik KPK tiba di rumah Novanto sekitar pukul 21.38 WIB.

Sayangnya, mereka tidak menemukan keberadaan Setya Novanto di kediamannya. Jika Setya Novanto tidak kunjung ditemukan, KPK akan mempertimbangkan untuk menerbitkan surat daftar pencarian orang (DPO).

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});