Mahyudin Diiming-imingi Kursi Menteri Oleh Airlangga
istimewa

Mahyudin Diiming-imingi Kursi Menteri Oleh Airlangga

Selasa, 20 Mar 2018 | 14:55 | Rusmanto

WinNetNews.com - Mahyudin menyebut alasan pencopotan dirinya dari kursi Wakil Ketua MPR terlalu mengada-ada. Ia pun mengungkap iming-iming jabatan menteri dari Ketum Golkar Airlangga Hartarto dengan rencana pencopotannya ini.

"Dia (Airlangga) bilang cuma rotasi. Penyegaran. Supaya Pak Mahyudin banyak jabatan. Jadi, kalau nanti periode yang akan datang mau dipromosikan jadi menteri, gampang. Kan bullshit aja yang begitu," kata Mahyudin di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/3/2018).

Menurut Mahyudin, tak ada alasan genting terkait pergantiannya di MPR. Ia menyebut pencopotan ini hanya persoalan perbedaan pandangan politik antara dirinya dan Airlangga.

"Mungkin karena saya ada perbedaan gaya politik dengan Ketua Umum. Bisa jadi ini karena masalah suka dan tidak suka," jelas Mahyudin.

DPP Golkar dalam rapat pleno kemarin (18/3) menyepakati pergantian Wakil Ketua MPR F-Golkar. Mahyudin akan digantikan oleh Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto.

Gagasan pergantian itu, menurut Mahyudin, melanggar pasal dalam UU MD3. Ia sama sekali tak berniat melepaskan jabatannya secara sukarela.

"Dalam UU MD3 itu, pimpinan MPR bisa diganti kalau dia mengundurkan diri, meninggal dunia, atau berhalangan tetap," ujarnya.

"Saya tidak ada agenda mengundurkan diri!" tegasnya.

Terkait rencana pergantian itu, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan telah bertemu dengan Airlangga Hartarto. Zulkifli menyebut Golkar punya hak mengganti Mahyudin dengan Titiek Soeharto.

"Soal pimpinan MPR, itu hak Partai Golkar sebagaimana saya haknya PAN, gitu. Kami hormati, kami hargai. Sedang berproses, tadi Ketum mengatakan. Kita tunggu perkembangan selanjutnya," kata Zulkifli setelah bertemu dengan Airlangga di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Selatan. (detikcom)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...