Majelis Hakim akan Bacakan Vonis 2 Terdakwa Kasus e-KTP Kamis Depan

Majelis Hakim akan Bacakan Vonis 2 Terdakwa Kasus e-KTP Kamis Depan

Rabu, 12 Jul 2017 | 21:59 | Ahmad Mashudin

WinNetNews.com - Majelis hakim akan membacakan vonis untuk Irman dan Sugiharto dalam perkara dugaan korupsi pengadaan proyek e-KTP pada pekan depan. Pembacaan vonis itu direncanakan pada Kamis, 20 Juli 2017.

"Dengan mengingat batasan-batasan yang ada, sementara majelis berpikir untuk membacakan putusan tersebut pada Kamis minggu depan. Namun itu sekedar rencana dulu," ujar ketua majelis hakim Jhon Halasan Butarbutar di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (12/7/2017).

Jhon lantas bertanya kepada jaksa dan penasihat hukum apakah sepakat dengan hal tersebut. Kedua belah pihak tak keberatan dengan usul hakim.

"Kami sependapat dengan majelis hakim," tanggap jaksa KPK.

"Tentu sepenuhnya jadi otoritas yang mulia," imbuh penasihat hukum.

Sebelumnya, 2 terdakwa e-KTP Irman dan Sugiharto dituntut masing-masing dengan pidana penjara 7 dan 5 tahun. Selain itu, keduanya diwajibkan membayar uang pengganti hingga sekitar Rp 6,5 miliar.

Berdasarkan fakta di persidangan, menurut jaksa, Irman selaku mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri menerima uang terkait e-KTP sejumlah USD 573.700, Rp 2.298.750.000 juta, dan SGD 6.000. Sedangkan terdakwa Sugiharto disebut jaksa terbukti menerima uang sejumlah USD 450 ribu dan Rp 460 juta.

Uang-uang yang telah diterima Irman dan Sugiharto sebagian telah dikembalikan ke negara melalui KPK. Irman telah mengembalikan Rp 50 juta dan USD 300 ribu. Sedangkan Sugiharto telah mengembalikan sebuah mobil Honda Jazz dan uang Rp 277 juta.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...