Makan Nastar Saat Lebaran? Ini Dampaknya Bagi Kesehatan
ilustrasi

Makan Nastar Saat Lebaran? Ini Dampaknya Bagi Kesehatan

Kamis, 6 Jun 2019 | 14:00 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Salah satu kue yang paling sering disajikan di Hari Raya Lebaran adalah kue nastar. Kue dengan tekstur yang lembut dan memiliki rasa yang manis ini memang sangat nikmat untuk dikonsumsi. Bahkan, banyak orang yang mengaku bisa menghabiskan satu toples nastar seorang diri. Hanya saja, pakar kesehatan menyebut makan tiga buah kue nastar saja sudah cukup untuk memberikan dampak bagi kesehatan tubuh.

Kalori nastar cukup tinggi

Selain bahan utamanya yang berupa tepung, nastar juga diolah dengan menggunakan bahan-bahan tinggi kalori lainnya seperti gula, telur, mentega, serta selai nanas. Bahan-bahan ini cenderung memiliki kadar kalori yang sangat tinggi. Memang, kita juga bisa menemukan kandungan nutrisi lain seperti protein, vitamin, dan mineral, namun keberadaan kalori yang tinggi inilah yang bisa membuat nastar kurang baik bagi kesehatan.

Sebagai informasi, jika kita mengonsumsi tiga buah kue nastar, maka kita sudah mengonsumsi sekitar 120-140 kalori. Jumlah kalori ini setara dengan satu piring nasi. Hal ini berarti, jika kita makan nastar dalam jumlah yang sangat banyak dalam waktu yang singkat, risiko terkena kenaikan berat badan pun meningkat.

Selain itu, sudah menjadi rahasia umum jika konsumsi kalori dan gula berlebihan juga bisa meningkatkan risiko diabetes. Padahal, diabetes bisa menyebabkan komplikasi berbahaya, termasuk yang bisa menyebabkan kematian dini.

Nastar juga memiliki kolesterol

Tak hanya tinggi kalori, nastar ternyata juga memiliki kandungan kolesterol yang tinggi. Hal ini disebabkan oleh penggunaan mentega yang memang cenderung tinggi kandungan lemak trans. Padahal, jika kita mengonsumsi lemak trans dengan berlebihan, maka risiko mengalami peningkatan kadar kolesterol jahat di dalam darah akan terjadi.

Masalahnya adalah jika sampai kadar kolesterol jahat naik, risiko untuk terkena penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung atau stroke bisa meningkat. Karena alasan inilah kita juga sebaiknya membatasi konsumsi kue kering khas Lebaran ini.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...