Makan Sayuran Beku, Sehat Gak Sih?

Makan Sayuran Beku, Sehat Gak Sih?

Senin, 15 Mei 2017 | 15:02 | Fellyanda Suci Agiesta

winnetnews.com - Semakin berkembangan jaman semakin padat aktivitas manusia. keinginan untuk mengkonsumsi makanan sehat seperti sayur-sayuran pun semakin meningkat. Tapi semakin hari untuk mendapatkan sayuran yang sehat dan segar semakin susah. Kalaupun ada biasanya harganya lumayan tinggi. Kini pasar swalayan pun banyak menjajakan syuran beku. Tapi apakah sayuran beku itu sehat?

sebuah studi dari University of Georgia, menyebut kalau sayuran beku maupun sayuran segar sama-sama memiliki kemampuan untuk mempertahankan kandungan nutrisinya. Peneliti melakukan analisis terhadap kandungan nutrisi 8 jenis buah dan sayuran yakni brokoli, kembang kol, jagung, kacang polong, kacang hijau, bayam, blueberry, dan stroberi pada enam titik musiman yang berbeda selama dua tahun. Kemudian mereka juga membagi hasilnya menjadi tiga kelompok berbeda: segar, disimpan di kulkas dan beku.

Dalam sebagian besar perbandingan mereka, para peneliti tidak menemukan adanya perbedaan yang signifikan dalam kandungan nutrisi ketiga kelompok ini. Khususnya kandungan vitamin C, provitamin A, dan folat. Jika ditemukan ada perbedaan, produk beku sebenarnya cenderung lebih mempertahankan nutrisi daripada penyimpanan biasa.

"Diduga kuat ini terjadi karena buah dan sayuran menghasilkan enzim yang berujung pada perusakan nutrisi. Membekukan keduanya jika masih lama diolah akan membuat proses ini tertunda. Ini berarti semua kandungannya masih tersimpan sampai kamu siap untuk mengolahnya," ujar nutrisionis Carolyn Brown, MS, RD.

Ia menambahkan, bukan masalah sayuran atau buah tersebut beku atau segar, melainkan apakah jumlah yang kamu konsumsi sudah cukup atau belum. Selama kamu selalu memasukkan menu sayuran dan buah setiap kali makan, maka kamuu sudah mendapatkan asupan vitamin dan mineral sesuai yang dibutuhkan oleh tubuh.

Hal serupa juga disampaikan oleh nutrisionis dari Lagizi, Jansen Ongko, MSc, RD kepada detikHealth beberapa waktu lalu. Menurut Jansen, pada sayuran beku, sayur tersebut langsung dibekukan setelah dipanen, sehingga kandungan gizinya tetap terjaga. Makanan beku tetap memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, termasuk vitamin C, polyphenol, antocyanin, lutein, dan beta karoten.

"Sayuran dan buah segar yang akan dibekukan biasanya dipilih dari yang benar-benar bagus dan masak, saat nutrisinya sedang dalam puncak tertinggi. Tahap awal membekukan sayuran adalah memblansir (merebus sebentar dengan air mendidih) atau mengukus untuk membunuh bakteri dan mencegah berkurangnya enzim karena banyak vitamin larut dalam air seperti vitamin C dan vitamin B," imbuhnya.

Proses pembekuan tersebut disebutkan oleh Jansen akan membuat nutrisi penting terkunci dengan baik, sehingga tidak sepenuhnya tepat jika dikatakan sayuran beku tidak menyehatkan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...