Makan Serangga Bisa Selamatkan Bumi?
Foto: News.com.au

Makan Serangga Bisa Selamatkan Bumi?

Jumat, 5 Mei 2017 | 16:41 | Fellyanda Suci Agiesta

WinNetNews.com - Makan serangga memang menjijikkan. Tapi beberapa negara seperti China, mereka menyukai makan serangga seperti jangkrik atau kecoa. Memang tak lazim kalau kita makan serangga, karena kita mengetahui bagaimana hidupnya serangga.

Tapi ada sisi positifnya kalau kita makan serangga. Peneliti di University of Edinburgh dan Scotland’s Rural College menemukan bahwa mengganti separuh konsumsi daging dengan konsumsi jangkrik dan makan cacing akan mengurangi lahan pertanian sebanyak sepertiga. Ini akan membantu mengurangi gas rumah kaca dan mencegah perubahan iklim.

Profesor Dominic Moran, dari Scotland College dan juga University of York, menulis dalam sebuah siaran persnya, "Tantangan lingkungan yang dihadapi industri pertanian global semakin meningkat," menambahkan bahwa dengan memperkenalkan "makanan alternatif ini ... ke dalam makanan kita [bisa ] Mengurangi beberapa tekanan ini. "

Jika kamu membutuhkan lebih banyak insentif, noshing serangga bisa membantu memperluas langit-langit mulutmu. Pada Seruan Makan: Esai, Cerita dan Resep, para periset di Laboratorium Makanan Nordik memberikan resep untuk disiapkan pada makan malam kamu selanjutnya.

Misalnya, bee pollen sarat dengan bakteri asam laktat, yang bisa digunakan untuk membuat krim mentega yang kental yang berpasangan sempurna dengan roti panggang.

Ingin menyiapkan koktail unik? Tambahkan semut ke gin dan tonik, menambahkan tendangan citrus ke minumanmu. Atau kamu bisa mencampur minuman keras, wiski dan air soda dengan lebah untuk alternatif yang sedikit manis dengan sari wiski.

Jika kamu tidak bisa menggerogoti serangga, alihkan setengah dari konsumsi daging sapi ke konsumsi ayam dan telur, hampir sama efektifnya untuk membantu lingkungan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...