Image Makasih Owi/Butet, Sekali Lagi Kalian Selamatkan Muka Indonesia
Foto: okezone
Badminton  

Makasih Owi/Butet, Sekali Lagi Kalian Selamatkan Muka Indonesia

Senin, 19 Juni 2017 09:31 WIB

WinNetNews.com - Sekali lagi, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi penyelamat muka PBSI dan Indonesia di kancah Bulutangkis Internasional. Kali ini, mereka menghentikan paceklik gelar di Indonesia Open.

Menjelang Indonesia Open 2017, PBSI sendiri tengah dalam atmosfer kurang oke. Dalam gelaran yang dilakukan di Plenary Hall Jakarta Convention center (JCC), Senayan mulai 12-18 Juni. Skuat 'Merah Putih' baru saja terpuruk di Piala Sudirman 2017 dengan tersingkir di fase grup. Itu tercatat sebagai sebuah sejarah terburuk Indonesia pada kejuaraan bulutangkis beregu campuran yang dimulai 1989. Kemenpora sampai turun tangan memanggil pengurus PP PBSI untuk menerangkan kodisi riil pelatnas saat ini.

Selain itu, Indonesia sudah tiga tahun puasa gelar Indonesia Open. Tuan rumah tak pernah juara sejak 2013 dengan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang menjadi pahlawannya.

Publik pun pesimistis PBSI mampu memenuhi target satu gelar juara di Indonesia Open. Apalagi, ganda putra nomor satu dunia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon mengakui ada masalah menjelang turnamen bergulir--yang kemudian diketahui menderita cedera bahu kanan.

Meski bukan turnamen prioritas PBSI, tak bisa dimungkiri sorotan publik begitu tajam mengarah kepada Indonesia Open itu. Sebab, turnamen berhadiah Rp 13,5 miliar itu sudah dianggap sebagai tempat berkumpulnya fans fanatik bulutangkis--mereka menamainya Badminton Lovers--setiap tahunnya.

Harapan publik makin surut saat Kevin/Marcus dan Praveen Jordan/Debby Susanto tumbang di babak pertama. Fans makin gaduh setelah Indonesia hanya sanggup meloloskan empat wakil ke babak perempatfinal. Dalam prosesnya, hanya Tontowi/Liliyana yang lolos ke final.

Bukan sekali ini saja Tontowi/Liliyana berada dalam kondisi terjepit. Mereka juga menjadi tumpuan pada Olimpiade 2016 Rio de Janeiro meski sepanjang periode pengumpulan poin Olimpiade tampil kurang oke.

Namun, situasi saat ini berbeda. Liliyana belum pulih benar dari cedera lutut kanan. Bahkan, pemain PB Djarum itu tak dibawa ke Piala Sudirman pada bulan Mei.

Dalam penampilannya di Indonesia Open ini, Liliyana terlihat belum relaks saat menjangkau bola-bola di depan net. Pebulutangkis yang akrab disapa Butet itu masih belum leluasa untuk bertumpu pada kaki kanannya. Owi pun dituntut kerja ekstra keras sejak babak pertama.

Selain itu, usia Liliyana menjadi sorotan. Dia akan berulang tahun yang ke-32 bulan September nanti.

Namun, Owi/Liliyana berhasil menjadi penyelamat Indonesia dan PBSI. Mereka menutup luka mendalam Indonesia di Gold Coast dengan juara Indonesia Open.

Owi/Liliyana menyegel gelar juara usai mengalahkan Zheng Siwei/Chen Qingchen (China) pada pertandingan final di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (18/6/2017). Mereka menang dua game langsung dengan skor 22-20 dan 21-15 dalam tempo 45 menit.

Terima kasih Owi/Butet!

Bayi Kembar Beyonce dan Jay-Z Jadi Rebutan Keluarga
Walau Hari Libur, Menteri Budi Karya Sumadi Tetap Tinjau Proyek Jalur Kereta Dwi Ganda

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

Sekilas Tentang WinnetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.

atau
Lupa kata sandi akun kamu?
atau
Kami akan mengirim link aktivasi pada email Anda.
Daftar Akun