"MAMA 2019" Tetap Digelar Meski Terbentur Konflik Politik Korea-Jepang, CJ Entertainment Tuai Protes Netizen!
Foto: Knetizen

"MAMA 2019" Tetap Digelar Meski Terbentur Konflik Politik Korea-Jepang, CJ Entertainment Tuai Protes Netizen!

Selasa, 24 Sep 2019 | 17:20 | Nisa Diniah

Winnetnews.com - Mnet Asian Music Awards (MAMA) adalah salah satu ajang penghargaan yang paling dinantikan banyak para penggemar musik. Tak hanya di Korea, MAMA juga menjadi ajang penghargaan musisi terbesar di Asia.

Ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh Mnet dan CJ ENM ini kerap digelar di beberapa negara seperti Korea Selatan, Jepang dan Hong Kong. Karena masalah politik yang menimpa Korea-Jepang, Mnet sempat mengumumkan akan membatalkan penyelenggaraannya di Jepang dan berusaha mencari venue di negara lain. Saat itu, pihak MAMA disebut-sebut tengah mempertimbangkan Thailand dan Vietnam sebagai daftar Negara untuk menggantikan Jepang.

MAMA sendiri telah digelar di Hong Kong selama 7 tahun terakhir. Pada tahun 2017, MAMA digelar di 2 negara sekaligus yaitu Jepang dan Vietnam. Sementara tahun 2018, MAMA digelar di Jepang dan Korea.

Pada hari Selasa (24/9), Mnet mengumumkan bahwa MAMA 2019 akan digelar di Nagoya Dome Jepang pada 4 Desember mendatang. Ini menjadi pertama kalinya MAMA akan digelar di kubah dan disebut sebagai upacara penghargaan terbesar saat ini. Pihak penyelenggara memutuskan bahwa meskipun ada ketegangan antara kedua negara saat ini, acara tersebut harus digelar secara independen dari masalah politik.

Meskipun Jepang sudah dikonfirmasi menjadi tempat diselenggarakan MAMA 2019, untuk penyelenggaraan di Korea sendiri masih belum diumumkan hingga saat ini. Pihak penyelenggara juga masih belum mengumumkan daftar line up para solois dan grup K-Pop yang akan tampil.

image0

Menanggapi berita ini, banyak netizen Korea yang terkejut. Mereka tidak mengerti kenapa Mnet memaksakan diri untuk menggelar MAMA 2019 di Jepang meskipun kedua negara tengah menghadapi konflik politik. Berikut ini beberapa komentar netizen di situs Naver dan TheQoo:

"Pertukaran apa ini ??? Ini adalah upacara penghargaan Korea. Apakah kamu bercanda????? Ini konyol," protes seorang netter.

"Oh, aku tidak terlalu menyukainya. Ini adalah upacara penghargaan Korea. Tetapi CJ ingin melakukannya di Jepang untuk menghasilkan uang. Berikan panggung untuk penyanyi Jepang dan kemudian promosikan penyanyi Jepang. Ini konyol," tambah netter lain.

"Tidak, apa yang kalian lakukan di Jepang selama boikot ????????," seru netter lainnya.

"Orang tidak datang ke Jepang untuk bepergian, tetapi apa hubungan masyarakat dan pertukaran budaya? Aku pikir mereka menggunakan alasan ini untuk menghasilkan uang," kata netter lain.

"CJ menjadi gila demi menghasilkan uang di Jepang," tutur netter lain.

"CJ adalah perusahaan yang hebat untuk menyelamatkan ekonomi domestik Jepang !!!!!!," sahut netter lain.

"Aku tidak ingin mempromosikan penyanyi Jepang di upacara penghargaan Korea," komentar netter lain.

"Bagaimanapun juga jangan berharap dari CJ," kata netter lain.

"Aku tidak mengerti 'upacara penghargaan Korea' yang diadakan di luar negeri. Tetapi aku mengerti jika kalian akan pergi ke konser seperti K-Con," sambung netter lain.

"Politik Jepang dan budaya populer berbeda…. Aneh ketika aku melihat orang-orang Jepang berbondong-bondong ke konser idol Korea selama beberapa hari," tambah netter lainnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...