Mana yang Lebih Sehat? Tidur Pakai Bantal atau Tidak
ilustrasi

Mana yang Lebih Sehat? Tidur Pakai Bantal atau Tidak

Kamis, 9 Jan 2020 | 06:52 | Rusmanto

Winnetnews.com -  Ada yang terbiasa tidur dengan bantal, namun ada juga yang terbiasa tidur tanpa memakai bantal. Sebenarnya, lebih sehat mana, tidur dengan bantal atau tanpa bantal?

Tidur dengan Bantal atau Tanpa Bantal

Meski sangat identik dengan tempat tidur, pakar kesehatan menyebut ada banyak orang yang merasa tidak nyaman menggunakan bantal saat tidur. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul Physiotherapy Canada, disebutkan bahwa 1.600 partisipan diminta untuk tidur dengan menggunakan 5 buah bantal atau tidak dengan bantal sama sekali.

Hasil dari penelitian adalah, hampir 50 persen dari para partisipan ini memilih untuk tidur tanpa menggunakan bantal. Bagi mereka, jika bantal yang dipakai tidak nyaman, justru akan membuat kita mengalami masalah tidur seperti mudah terbangun atau tidak bisa tidur nyenyak.

Hanya saja, memang banyak orang yang sudah terbiasa tidur dengan bantal karena bisa membuat leher dan kepala tersangga dengan lebih baik. Hal ini bahkan bisa membantu mencegah masuknya serangga ke telinga. Jika kita sudah terbiasa menggunakan bantal sejak kecil, maka akan terasa kurang nyaman jika harus tidur tanpa menggunakannya.

Melihat fakta ini, sebenarnya tidak ada yang lebih baik di antara tidur dengan bantal dan tanpa bantal. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan setiap orang yang berbeda-beda demi mendapatkan tidur nyenyak. Jika kita terbiasa tidur tanpa bantal misalnya, bisa tetap meneruskan kebiasaan tidur ini demi memastikan tidur nyenyak.

Hanya saja, pakar kesehatan menyarankan orang-orang dengan kondisi kesehatan tertentu seperti GERD atau masalah asam lambung, sleep apnea, dan nyeri leher, sebaiknya tetap tidur menggunakan bantal. Jika tidak menggunakannya, dikhawatirkan akan membuat gejala kesehatan tersebut meningkat.

Sebagai informasi, sleep apnea bisa membuat penderitanya mengalami henti napas saat tidur. Jika tidak menggunakan bantal, bisa jadi gejalanya bisa muncul berkali-kali saat tidur hingga membuat penderitanya terbangun dengan napas yang terengah-engah. Mereka tentu tidak bisa tidur dengan nyenyak dan terbangun dengan kondisi tubuh yang lelah.

Hal yang sama juga berlaku pada penderita asam lambung tinggi. Jika mereka tidak memakai bantal, bisa jadi asam lambung akan naik hingga ke tenggorokan atau bahkan mencapai mulut sehingga membuat dada dan perut mengalami sensasi tidak nyaman dan akhirnya membuat mereka tak kunjung bisa terlelap.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...