Mandi Matahari di Destinasi Bahari

Mandi Matahari di Destinasi Bahari

Musim panas, ketika matahari bersinar cerah dan langit biru menghias angkasa, merupakan pertanda dimulainya musim liburan. Tentu saja, destinasi wisata yang berasosiasi dengan liburan musim panas adalah pantai.

Jangan heran jika pantai-pantai di seluruh dunia, kini dipenuhi para wisatawan yang ingin mandi matahari. Bermalas-malasan menikmati hari yang hangat, memanjakan mata dengan hamparan pasir putih nan berkilau serta air biru jernih. Jika matahari terlalu hangat, dinginnya air akan membawa kesegaran tersendiri.

Berbicara soal destinasi liburan musim panas terbaik, Indonesia pastilah termasuk di dalamnya. Bagaimana tidak, dengan gugusan pantai nan panjang yang tersebar di ribuan pulau, belum lagi keramahan penduduknya dan ragam menu kuliner menggoda, Nusantara adalah surga musim panas.

Di Indonesia bukan hanya Bali yang memiliki pantai indah. Masih terdapat ratusan pantai lainnya yang jauh lebih cantik dan layak dikunjungi. Hebatnya, tidak hanya di musim panas. Pantai-pantai di Indonesia tetap indah dikunjungi sepanjang tahun.

Melansir laman Viva.co.id, berikut pantai-pantai cantik di Indonesia selain Bali yang indah untuk dikunjungi. check this out guys !!

1. Pulau Alor

Kecantikan pulau yang terletak di Nusa Tenggara Timur ini masih tersembunyi. Bagaikan berlian yang belum digosok, kilau Alor seakan masih belum cemerlang. Namun disitulah letak kelebihannya.

Pulau kecil ini punya 18 titik penyelaman yang dikenal dengan nama ‘Baruna Dive Site’ dan menyuguhkan pemandangan taman laut yang jauh lebih cantik dibanding Bunaken atau Derawan.

Di sisi lain, Pulau Alor ini juga lebih terkenal diantara turis asing ketimbang turis lokal, yang membuat berwisata ke Alor terbilang cukup mahal karena dibanderol dengan kurs dolar.

Pantai yang paling populer di Pulau Alor adalah Pantai Maimol. Berlokasi sekitar 8 km dari Kota Kalabahi, Pantai Maimol merupakan desa nelayan. Namun di sisi lain, pantai tersebut juga punya pasir putih yang menawan dan air laut jernih yang menggoda untuk berenang atau sekadar bersantai di pantai.

Sementara berbicara taman laut, Selat Pantar adalah juaranya. Bahkan taman laut Selat Pantar merupakan yang terbaik setelah taman laut di kepulauan Karibia. Para penyelam kelas dunia dari Amerika Serikat, Australia, Inggris, Austria, Belgia, Belanda, Jerman, juga Kanada mengungkapkan pujian yang sama tentang taman laut Alor, terutama di titik penyelaman bernama Shark Reeway.

Seperti namanya, di lokasi ini, penyelam bisa sangat dekat dengan hiu, selain menjadi saksi akan keindahan koral dan terumbu karang penuh warna.

Penyelam profesional asal AS Ken Parker mengatakan, menyelam di Alor merupakan pengalaman terbaiknya. "Ikan-ikan yang cantik dan besar, laut yang jernih dan taman laut tercantik yang pernah saya lihat," kata dia.

2. Pantai Mbuu, Flores

Sudah bukan rahasia bila kawasan timur Indonesia dipenuhi deretan pantai-pantai cantik. Dua pantai yang terletak di Flores, Nusa Tenggara Timur ini contohnya. Namanya memang tidak terlalu populer, namun saat menginjakkan kaki di sana, Anda akan langsung terbuai akan keindahannya.

Pantai Mbuu merupakan pantai unik yang berlokasi di Kabupaten Ende. Anda bisa melihat sungai yang membelah daratan dan membentuk bendungan kecil seperti danau. Di bendungan ini, tumbuh ilalang dan rumput liar yang memberi nuansa hijau, sebelum akhirnya melebar menuju laut lepas.

Dari kejauhan juga terlihat bukit tinggi menjulang ke angkasa yang menambah keindahan tempat ini. Batu-batu berlumut hijau juga memberi nuansa yang berbeda di tepi pantainya. Pemandangan matahari tenggelam di pantai ini sangatlah magis dan selalu jadi buruan para fotografer.

3. Pink Beach, Flores

Selain Mbuu, pantai lainnya yang juga merupakan permata tersembunyi di timur Indonesia adalah Pink Beach atau Pantai Pink. Namanya didapat dari warna pasir pantainya yang merah muda. Pantai ini juga langka karena hanya terdapat tujuh di dunia dan salah satunya di Kabupaten Manggarai Barat, Taman Nasional Komodo.

Untuk sampai ke pantai ini, anda bisa menggunakan jasa kapal atau speed boat dari Labuan Bajo, ibukota Kabupaten Manggarai Barat. Dari Labuan Bajo, Anda harus menuju Dermaga Loh Buaya di Pulau Rinca dan dengan jarak tempuh kira-kira 45 menit. Lalu dari sana, Anda akan sampai di Pink Beach Komodo.

Selain pasirnya yang langka, kelebihan lain di pantai ini adalah suasananya yang sunyi. Tapi, tetap waspada karena setiap saat, komodo bisa saja berkeliaran di sekitar pantai.

Mereka yang hobi snorkeling dan diving, di pantai juga bisa menyaksikan banyak biota laut nan cantik seperti clown fish, butterfly fish, dan ribuan jenis karang.

4. Pantai Hunimua, Ambon

Pantai eksotis ini merupakan kebanggaan warga Maluku. Kendati telah dibuka untuk umum sejak lama, belum banyak turis menuju Hunimua. Padahal di era 90an, pantai ini pernah dianugerahi sebagai pantai terbaik di Indonesia.

Predikat itu disematkan karena gugusan pantai berpasir putih dengan air biru nan jernih. Di sisi pantai pun terdapat barisan pohon beringin yang memberikan keteduhan.

Dari segi taman laut pun, Hunimua tak kalah dengan Bunaken.

Pantai ini juga dilengkapi dengan jembatan dermaga yang panjang, yang menjadi spot fotografi favorit pengunjung, terutama saat matahari terbenam. Dari jembatan ini, Anda juga bisa melihat Pulau Seram dari kejauhan.

Sayangnya, kendati indah, belum ada akomodasi memadai di lokasi ini. Untuk itu, turis biasanya menginap di Ambon dan berkunjung ke pantai untuk mengejar pemandangan matahari terbit atau terbenam.

5. Pantai Kolbano, Kupang, NTT

Seperti namanya, pantai ini terletak di daerah Kolbano, yang berjarak 135 km atau sekitar 3 jam perjalanan dari Kupang, ibukota Nusa Tenggara Timur. Kendati kondisi jalanannya tidak semulus jalan raya, namun semua usaha tersebut akan sepadan saat Anda sampai ke Kolbano.

Bagaimana tidak, jika pantai lainnya menawarkan pasir nan putih, atau terkadang hitam dan abu-abu, Pantai Kolbano justru menyajikan barisan karang dan batuan berwarna-warni yang menambah keindahan panorama pantai.

Tidak hanya itu, guna menuju pantai ini, Anda juga harus menyusuri salah satu jembatan paling panjang di Indonesia Timur, yakni Jembatan Noelmina, yang berjarak 240 meter dan merupakan batas wilayah selatan Kabupaten Kupang.

6. Tanjung Ringgit, Lombok

Berbicara Lombok, turis biasanya langsung menyerukan ketiga pulau kecil nan cantik, yakni Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Padahal Lombok punya pantai lain yang layak dikunjungi. Tanjung Ringgit namanya. Pantai ini terletak di ujung timur Lombok atau sekitar 2 jam perjalanan dari Mataram.

Pemandangan yang paling berkesan dari Tanjung Ringgit adalah panorama laut dan langit dari atas tebing nan curam yang langsung menuju ke laut dengan pantai berpasir putih di bawahnya.

Berdasarkan catatan sejarah, tebing Tanjung Ringgit merupakan basis tentara Jepang saat Perang Dunia II, sehingga pengunjung masih bisa menemukan gua-gua tempat persembunyian di sekitarnya.

Namun, di luar itu, Tanjung Ringgit adalah pantai yang sangat indah dan menenangkan. Ditambah pemandangan spektakuler berupa Gunung Rinjani serta Pulau Sumbawa.

Sayangnya, menuju ke pantai ini, Anda harus membawa kendaraan tersendiri, karena belum tersedia transportasi umum.

7. Green Bowl, Bali

Bali memang punya banyak pantai yang terkenal. Namun, selalu menarik jika menemukan pantai lain di Bali yang masih tersembunyi. Salah satunya Green Bowl yang terletak di daerah Ungasan, Bali.

Sebenarnya, pantai ini lokasinya tidak jauh dari Jimbaran dan Pantai Pandawa, namun karena letaknya yang tersembunyi di balik bukit, belum banyak wisatawan yang mengunjunginya.

Menuju pantai ini pun punya tantangan tersendiri. Pasalnya, Anda harus menuruni ratusan anak tangga batu sebelum bisa menikmati pasirnya yang hangat dan ombaknya yang tenang.

Di pantai ini juga terdapat banyak goa yang bisa jadi petualangan tersendiri. Satu catatan penting, bawa air dan bekal makanan jika ingin menunju ke Green Bowl karena tidak ada warung penjual makanan di pantai nan tersembunyi ini.

8. Yeh Leh, Bali

Kuta-Legian-Seminyak adalah tiga pantai yang paling populer di Bali dan biasanya jadi destinasi pertama para turis. Namun, di jalan raya Denpasar-Gilimanuk, terdapat pantai berbatu yang tak kalah indah, Yeh Leh Pengeragian namanya.

Pantai ini unik karena terbagi menjadi dua bagian. Di bagian barat penuh dengan batu-batu, sementara di bagian timur terdapat pasir hitam nan lembut.

Karena pengunjungnya yang minim, pantai ini tepat dijadikan tempat beristirahat. Anda juga bisa lebih banyak berinteraksi dengan warga lokal karena Yeh Leh banyak dikunjungi warga Bali yang rindu bermain di pantai.

Sayangnya, ombak di Yeh Leh sangat besar sehingga mereka yang kurang ahli berenang tidak dianjurkan bermain di pantai.

Pantai ini juga merupakan lokasi yang sangat cantik guna menangkap momen matahari senja. Ditingkahi bebatuan hitam dan ombak yang berdeburan, Anda dengan mudah menangkap foto senja nan magis yang tidak akan bisa didapatkan di tempat lain di Bali.