Manfaat Kurangi Makan Daging Saat Perubahan Iklim
ilustrasi

Manfaat Kurangi Makan Daging Saat Perubahan Iklim

Senin, 13 Jan 2020 | 13:06 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Daging merah seperti daging kambing dan daging sapi termasuk dalam bahan makanan yang digemari banyak orang. Hal ini disebabkan oleh rasanya yang nikmat. Masalahnya adalah sudah menjadi rahasia umum jika kebiasaan makan daging merah bisa memberikan efek yang kurang baik.

Manfaat Mengurangi Konsumsi Daging Merah

Tak hanya bisa meningkatkan berat badan atau bahkan risiko terkena beberapa jenis kanker, konsumsi daging merah ternyata juga bisa mempengaruhi perubahan iklim, lho. Masalahnya adalah perubahan iklim dan peningkatan suhu bumi bisa menyebabkan efek buruk bagi kehidupan umat manusia secara keseluruhan.

Jika kita menurunkan konsumsi daging merah, bisa menurunkan limbah makanan dan diversifikasi pertanian yang bisa memberikan pengaruh positif bagi perubahan iklim.

“Sekitar 25 hingga 30 persen produksi makanan manusia ternyata terbuang sia-sia begitu saja. Jika kita mampu menurunkan sampah makanan, maka polusi pada tanah bisa dikurangi, membuat ketahanan pangan meningkat sekaligus menurunkan emisi gas rumah kaca. Hal ini bisa memberikan pengaruh positif bagi perlawanan terhadap masalah perubahan iklim,” ucap Jim Skea dari Panel on Climate Change PBB (UN-IPCC).

UN-IPCC menyarankan kita untuk menurunkan konsumsi daging merah atau menggantinya dengan makanan dari bahan nabati karena bisa membantu menurunkan emisi gas rumah kaca sampai 15 persen. Dengan membatasi masalah pemanasan global sekitar 1,5 atau 2 derajat, maka hal ini akan membuat kadar karbondioksida di atmosfer berkurang.

“Vegetasi serta tanah bisa memberikan pengaruh besar bagi pemanasan global karena menyerap sekitar segitiga emisi karbon dari gas buang kendaraan atau industri. Jika kita mengelola tanah dengan lebih baik, maka jumlah emisi yang bisa diserap bisa menurunkan dampak buruk perubahan iklim,” ucap peneliti UN-IPCC lainnya, Priyadarshi Shukla.

PBB menyebut dampak dari perubahan iklim bisa sangat besar bagi umat manusia. Hal ini bisa membuat kita kekurangan bahan pangan, memicu masalah kekurangan gizi, hingga merusak pasokan air bersih yang sangat dibutuhkan oleh manusia.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...