Manfaat Tidur Siang Bagi Penderita Tekanan Darah Tinggi
ilustrasi

Manfaat Tidur Siang Bagi Penderita Tekanan Darah Tinggi

Rabu, 12 Feb 2020 | 18:25 | Rusmanto
Winnetnews.com - Bukan hanya dianjurkan untuk anak-anak, istirahat tidur siang juga sangat disarankan untuk orang dewasa. Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari tidur siang. Selain menambah energi, istirahat yang satu ini juga dapat memperbaiki suasana hati dan meningkatkan performa kerja. Namun, tahukah Anda bahwa ternyata tidur siang juga dapat membantu untuk menurunkan tekanan darah tinggi?

Penelitian dilakukan pada peserta dengan tekanan darah tinggi

image0

Manfaat ini ditemukan pada sebuah penelitian yang dilakukan oleh sekelompok dokter dari Rumah Sakit Umum Asklepieion, Yunani.

Salah satu peneliti sekaligus ahli jantung, Dr. Manolis Kallistratos, mengatakan tidur siang sama efektifnya dalam mengurangi tekanan darah tinggi jika dibandingkan dengan melakukan perubahan gaya hidup lainnya, seperti mengurangi asupan garam dan konsumsi alkohol.

Perlu diketahui, ketika mengukur tekanan darah, alat pengukur akan menunjukkan hasil berupa dua jenis angka yang dipisahkan dengan tanda miring yang dinamai sistolik dan diastolik.

Sistolik adalah angka “atas” yang menunjukkan tekanan ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Sedangkan diastolik adalah angka “bawah” yang menunjukkan tekanan jantung dalam keadaan beristirahat atau di antara detakan.

Tekanan darah termasuk normal jika angka sistolik masih berada di bawah 120 milimeter merkuri (mmHg) dan angka diastolik berada di bawah 80 mmHg. Anda dapat dikatakan mengalami hipertensi jika tekanan darah telah mencapai lebih dari angka 140/90 mmHg.

Penelitian tidur siang ini dilakukan dengan mengumpulkan data 212 peserta yang memiliki tekanan darah sistolik rata-rata 130 mmHg. Sekitar seperempat dari jumlah peserta juga memiliki riwayat merokok dan sebagiannya lagi terdiagnosa diabetes tipe 2.

Para peneliti membagi peserta dalam dua kelompok, yaitu kelompok yang tidur siang dan kelompok yang tidak tidur siang. Setelah 24 jam, peneliti akan membandingkan tekanan darah dari keduanya.

Agar pengukuran tekanan darah akurat, para peserta diminta untuk mengenakan alat pemantau tekanan darah. Beberapa faktor lain seperti konsumsi alkohol dan kopi, jenis kelamin, berat badan, usia, sampai aktivitas fisik peserta juga ikut diperhitungkan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...