Mantan Ketua PN Jakut Bantah Atur Perkara Partai Golkar

Mantan Ketua PN Jakut Bantah Atur Perkara Partai Golkar

Jumat, 5 Agt 2016 | 14:40 | Zaenal Arifin
 Jakarta, Winnetnews.com - Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Sumatera Utara yang juga mantan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Lilik Mulyadi, membantah jika ada pengaturan dalam perkara Partai Golkar, yang memenangkan Agung Laksono sebagai Ketu Umum partai berlambang pohon beringin itu.

Untuk diketahui, pada 24 Juli 2015, PN Jakut mengadili perkara perdata Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar antara hasil musyawarah nasional (munas) Bali pimpinan Aburizal Bakrie menggugat pelaksanaan Munas Ancol pada 6-8 Desember 2014 dan dimenangkan oleh kubu Agung Laksono.

Majelis hakim yang dipimpin Lilik bersama dengan Ifa Sudewi, menyatakan sah dan mempunyai kekuatan hukum mengikat penyelenggaraan Munas Golkar Bali dan kepengurusan hasil munas tersebut serta menyatakan munas Ancol sebagai perbuatan melawan hukum.

"Wah tidak tahu saya, pokoknya masalah partai Golkar tidak ada yang menghadap saya. Saya tidak mau mendengar siapa-siapa. Saya itu megang perkara cuma satu, perkara Golkar saja di Utara, karena itu perkara berat, maka saya panggil wakil saya, pakai anggota sama hakim," ungkap Lilik di gedung KPK Jakarta, Jumat (5/8/2016).

KPK sedang mengembangkan penyidikan kasus ini karena menduga Rohadi tidak hanya mengurus perkara Saiful Jamil karena adanya temuan Rp700 juta di mobil Rohadi yang diduga terkait dengan kasus Golkar.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...