Mantan Vokalis Oasis Ultimatum Pep Guardiola

Zulkarnain Harahap
Zulkarnain Harahap

Mantan Vokalis Oasis Ultimatum Pep Guardiola Liam Gallagher dan Pep Guardiola/Ilustrasi: Zool WNN

WinNetNews.com - Ultimatum keras tersampaikan dari Liam Gallagher kepada pelatih Manchester City, Pep Guardiola. Sebagai pendukung fanatik, Liam meminta mantan pelatih Barcelona itu untuk angkat kaki jika tidak memberikan satu pun trofi bagi Manchester City di akhir musim depan.

“Sangat penting untuk memenangkan titel juara musim depan. Kami tidak bisa memberikannya begitu saja kepada Chelsea,” ucap Gallagher, Selasa (27/06/2017).

Ucapan Liam itu disebabkan kegagalan Guardiola meraih satu pun piala di musim lalu, meski sebelumnya manajer asal Spanyol itu meminta publik Etihad tidak mengharapkan piala di musim perdana. Lalu kemudian, agar kegagalan di musim sebelumnya tidak berlanjut, eks pelatih FC Barcelona dan Bayern Munich itu terbilang cukup aktif di bursa transfer.

“Jika kita tidak bisa memenangkan satu piala bergengsi, maka Pep tidak boleh tetap tinggal di Etihad,” ultimatumnya.

Bernardo Silva dari AS Monaco dan Ederson dari Benfica sudah resmi berseragam The Skyblues musim depan, menemani Gabriel Jesus yang datang pada Januari silam. Akan tetapi Liam Gallagher menilai semuanya akan percuma andai tidak mempersembahkan satu pun piala.

Disinggung perihal kebijakan transfer Josep Guardiola, musisi kontroversial yang sudah rahasia umum mendukung City sejak dahulu ini menyayangkan keputusan soal Joe Hart.

“Pep salah ketika terlalu cepat menyingkirkan Joe Hart. Itu membuat klub kesulitan untuk melangkah.”

“Memang benar Hart bukan kiper terbaik, tapi Ia bisa tetap tinggal untuk satu musim lagi. Dengan absennya [Vincent] Kompany, kami mengalami kekurangan dalam hal kepemimpinan di lini belakang.”

“Saya menyukai [Gabriel] Jesus. Dia sangat hebat. Sialan, saya mencintai dia. Di masa mendatang Ia akan membuat lini pertahanan lawan ketakutan.”

“Jesus sedikit mengingatkan saya kepada Ronaldo karena sama-sama berani bermain terbuka. Dan saya membenci pesepak bola yang tidak berani bermain terbuka.”

​​​​​

Apa Reaksi Kamu?