Marak Pengamen Ondel-Ondel, Pemprov DKI Setuju Sediakan Sanggar Khusus
Sumber: Kompas.com

Marak Pengamen Ondel-Ondel, Pemprov DKI Setuju Sediakan Sanggar Khusus

Senin, 17 Feb 2020 | 10:30 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjawab permintaan dari pengrajin ondel ondel yang ingin diperhatikan. Menurutnya, sedang direncanakan tempat khusus dan beberapa acara lainnya.

"Sudah ada kesepakatan antara Pemprov dan ormas Betawi. Insyaallah solusi yang baik," ucap Sekretaris Dinas Kebudayaan Pemprov DKI Imam Hadi Purnomo, Minggu (16/2/2020) seperti dikutip Detik.com.

Menurut Imam, ada beberapa alternatif tempat khusus untuk ondel-ondel. Saat ini Pemprov DKI Jakarta sedang menggodok lokasi dan kegiatan tersebut.

"Kita sedang diskusikan teknisnya. Banyak ruang ruang terbuka dan taman yang bisa dimanfaatkan. Kalau perlu, dibuatkan festival ondel-ondel," kata Imam.

Imam menunjukkan surat kesepakatan bersama tentang penertiban ondel-ondel yang dimanfaatkan untuk mengamen. Beberapa pihak yang bersepakat yaitu, Disbud DKI, Satpol PP DKI Jakarta, Kesbangpol DKI Jakarta, FORKABI, FBR, LKM, Bang Japar, Rumah Pelita, Sanggar Utan Panjang, Sanggar Rifky Albani, Sanggar Betawi Mamit cs.

Ada lima poin kesepakatan, yaitu:

1. Menyediakan tempat dan memfasilitasi para pemilik sanggar kesenian dan kebudayaan Betawi termasuk para pengerajin ondel-ondel;

2. Menempatkan ondel-ondel pada kegiatan yang bersifat seremonial, festival, lebaran betawi, dan acara-acara lain dalam upaya pelestarian kebudayaan bekasi.

3. Melakukan penataan dan inventarisasi untuk melihat seberapa banyak jumlah sanggar kesenian betawi dan pengerajin ondel-ondel.

4. Melihat surat edaran gubernur cq sekretaris daerah untuk disampaikan kepada wali kota, camat, lurah, RT/RW untuk mendata jumlah sanggar, dan pengerajin yang ada di tiap wilayah dengan format yang ditentukan oleh Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta.

5. Satpol PP melakukan penindakan dan penertiban terhadap orang/kelompok yang menganggu ketertiban umum.

Diketahui, pemilik Sanggar Kesenian Betawi Mamit Cs, Abdul Halif, turut berharap Pemprov DKI bisa menyediakan tempat khusus bagi sanggar resmi.

"Sebenarnya memang denger-denger dari pas Pak Ahok jadi (gubernur) memang nggak boleh ondel-ondel dingamenin atau dilarang ke jalan-jalanan. Cuman saya sebagai pemilik kalau memang kagak boleh diterjunkan kalau saya kan sanggar resmi, tolonglah cari tempat wadah yang enak buat sanggar-sanggar resmi ini, di tempat yang layak enak gitu saja kayak semacam di Monas, Ancol, atau di Taman Mini. Kita ditaruh di tempat situlah biar kita pertunjukan seminggu dua kali," harap pria yang kerap disapa Alif tersebut kepada wartawan, Minggu (16/2/2020).

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...