Marinir yang Tewas di Pinggir Jalan Beberapa Waktu Lalu, Ternyata Korban Pembunuhan

Marinir yang Tewas di Pinggir Jalan Beberapa Waktu Lalu, Ternyata Korban Pembunuhan

Senin, 25 Apr 2016 | 20:40 | Rike
WinNetNews.com-Polresta Kediri akhirnya pastikan anggota marinir Kompi H Batalyon Infanteri 5 Surabaya Koptu Yudha yang ditemukan dalam kondisi tewas di pinggir jalan raya Desa Damarwulan, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri sebagai korban pembunuhan. Polisi sudah meringkus empat orang yang diduga jadi pelaku pembunuhan.

"Keempat orang berinisial P,S, R dan A. Tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan satu orang masih diperiksa sebagai saksi," kata Kasatreskrim Polres Kediri AKP M Aldy Sulaeman usai melakukan reka ulang di Mapolres Kediri Senin 25 April 2016. Kendati begitu polisi tak sebutkan alamat para pelaku secara detail. Begitu pun dengan reka ulang yang berlangsung di lapangan tenis Mapolres Kediri juga berjalan dengan semi tertutup.

Para awak media massa hanya diperbolehkan ambil gambar dari luar lapangan yang tertutup kawat. Dari jarak kurang lebih 100 meter nampak para pelaku kenakan penutup kepala.Beberapa petugas kepolisian tampak berjaga dengan senjata api laras panjang. Di tiap sudut pintu keluar masuk lapangan dua orang petugas bersiaga.

Diantara aparat kepolisian kelihatan Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri Benny Nugroho. Nampak juga seorang petugas berseragam dinas TNI Angkatan Laut. Para pelaku tampak lakukan sejumlah adegan di sekitar mobil Suzuki Katana putih Nopol AG 831 DQ dengan gerobak yang usung dua motor trail Kawasaki KLX. Mesin roda empat itu pada keadaan hidup saat saksi pertama kali temukan jasad Yudha. Menurut Aldy, mobil dan dua unit trail tersebut bukan milik korban yang adalah warga Desa/Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri. "Sedangkan reka ulang ini mempraktekkan 18 adegan," jelas Aldy.

Aldy tegaskan bahwa para pelaku dan korban tak saling kenal. Pelaku habisi korban dengan alat yang mengakibatkan luka serius pada belakang kepala. Anehnya, mereka hanya bawa kabur satu unit ponsel, topi dan uang tunai milik korban.Sedangkan mobil Katana dan dua unit motor trail ditinggalkan begitu saja. Dari ponsel yang dijual ke pihak ketiga, ucap Aldy polisi berhasil lacak sekaligus meringkus pelaku. "Karenanya saat ini kita masih melakukan penyidikan terkait motif aksi kejahatan ini. Saat ini sudah ada sebanyak 15 saksi yang kita periksa," tambahnya.

Dikatakan, pihaknya tak akan mengembangkan penyelidikan terkait adanya kabar bahwa kematian korban diduga terkait profesi sambilanya sebagai debt collector. Para pelaku diduga adalah orang orang yang pernah ditagih korban. Ia tambahkan bahwa demi keamanan, hari ini juga pihaknya pindahkan keempat orang itu ke Mapolda Jawa Timur. "Dan pemeriksaan kasus ini semuanya dilakukan aparat kepolisian. Para pelaku terancam dijerat pasal 265 dan 338 KUHP," lanjutnya.Seperti diberitakan, anggota marinir Kompi H Batalyon Infanteri 5 Surabaya Koptu Yudha yang ditemukan tewas di pinggir jalan raya Desa Damarwulan, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Yudha diduga jadi korban pembunuhan sebab ada luka memar bagian belakang kepalanya.

Sumber:sindonews.com

Foto:http://www.tribunnews.com

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...