Ma'ruf Amin: Libur Maulid Nabi Digeser untuk Menghindari Lonjakan Kasus Covid-19

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan 3 bulan yang lalu • Bacaan 1 Menit

Ma'ruf Amin: Libur Maulid Nabi Digeser untuk Menghindari Lonjakan Kasus Covid-19
Wakil Presiden Ma'ruf Amin

Winnetnews.com -  Wakil Presiden Ma'ruf Amin menjelaskan keputusan pemerintah menggeser hari libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW dilakukan untuk menghindari lonjakan kasus Covid-19.

“Sudah beberapa kali kita menggeser (hari libur nasional) untuk menghindari orang memanfaatkan hari kejepit itu. Oleh karena itu, alasannya itu supaya walaupun memang sudah rendah, tapi tetap kita antisipatif (penularan covid-19),” tutur Ma'ruf usai olahraga pagi di Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VII Kupang, Minggu (17/10).

Ma'ruf mengatakan tak ingin pelonggaran berujung pada terjadinya lonjakan kasus Covid-19. Ia mencontohkan lonjakan kasus yang terjadi di India.

“India itu kan ketika dia sudah rendah kemudian terjadi pelonggaran-pelonggaran bahkan ada acara keagamaan, akhirnya naik lagi. Kita tidak ingin itu terulang di kita Indonesia,” tegas Ma'ruf.

Hal senada juga disampaikan  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. Muhadjir menjelaskan pemerintah sudah belajar dari beberapa peristiwa libur panjang yang berdampak pada meningkatnya kasus Covid-19.

“Memang banyak yang menyatakan ini kan sudah mulai turun, ya justru dengan keadaan turun itu kita tidak ingin main-main lagi, karena kita sudah pengalaman setiap turun kemudian kita membiarkan libur panjang tanpa ada intervensi kebijakan itu akan diikuti dengan kenaikan kasus,” ujar dia.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...