Skip to main content

Masalah Pada Testis Yang Harus Pria Ketahui

sumber foto : istimewa
sumber foto : istimewa

WINNETNEWS.COM - Testis (buah zakar) merupakan organ penting yang kesehatannya harus diperhatikan para pria. Testis berperan atas produksi sel sperma yang diperlukan untuk membuahi sel telur pada wanita. Melihat betapa pentingnya organ reproduksi ini, Anda perlu mengenali beberapa gejala pada testis yang tidak boleh disepelekan:

Torsio testis

Testis memiliki saluran (korda spermatika) yang berfungsi mengalirkan darah. Saat saluran tersebut berposisi tidak normal - bengkok atau terpelintir - aliran darah ke testis pun terhambat. Kondisi inilah yang disebut dengan torsio testis.

Salah satu gejala torsio testis yakni nyeri hebat yang timbul tiba-tiba. Jika terjadi selama beberapa jam hal ini akan menyebabkan jaringan testis mati.

Kondisi tersebut biasa dialami oleh remaja laki-laki pada usia 12-16 tahun. Meski demikian, bayi atau laki-laki yang usianya lebih dari itu tak menutup kemungkinan dapat mengalami hal itu.

Hidrokel

Hidrokel merupakan kondisi ketika kantong testis dipenuhi oleh cairan yang mengelilingi testis. Biasanya hidrokel tidak membahayakan testis, dan tidak menyebabkan rasa sakit. Seiring berjalannya waktu gangguan ini dapat hilang dengan sendirinya.

Jika Anda mendapati bagian testis mengalami pembengkakan, segera periksakan diri ke dokter, terutama bila terjadi secara tiba-tiba dan disertai dengan nyeri.

Hernia Inguinal

Hernia inguinal yaitu ketika dinding perut bagian bawah melemah sehingga usus turun ke kantung testis atau bagian samping penis yang menyebabkan testis terlihat lebih besar. Benjolan hernia ini muncul ketika duduk atau beraktifitas terutama mengangkat benda-benda berat.

Namun ketika posisi Anda terlentang akan kembali normal dan masuk kembali ke perut. Pengobatan hernia satu-satunya ialah dengan melakukan operasi untuk memperbaiki dinding perut yang robek.

Epididimitis

Epididimitis merupakan peradangan yang terjadi pada epididimis. Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi menular seksual (klamidia dan gonore) atau bakteri lain yang tidak berhubungan dengan kegiatan seksual. Pada saat epididimis meradang, testis kadang-kadang juga ikut meradang, kondisi demikian disebut epididimo-orchitis.

Epididimitis pada umumnya menyerang pria berusia 19-35 tahun. Kondisi ini biasanya membaik setelah diberikan antibiotik.

Karena pentingnya organ repoduksi ini, sebaiknya Anda rutin memeriksakan kondisi testis. Masalah pada testis dapat menyebabkan penyakit serius seperti ketidakseimbangan hormonal, masalah seks dan kemandulan.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top