Masih Resesi, Ekonomi Indonesia Kuartal I-2021 Diprediksi Minus 0,9 Persen
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa (Foto: ANTARA)

Masih Resesi, Ekonomi Indonesia Kuartal I-2021 Diprediksi Minus 0,9 Persen

Selasa, 4 Mei 2021 | 14:28 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengungkapkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I-2021 masih akan minus 0,6 persen sampai minus 0,9 persen. Hal tersebut berarti, ekonomi Indonesia masih terjebak dalam jurang resesi.

"Pada kuartal I 2021 diperkirakan pertumbuhan ekonomi masih terkontraksi pada kisaran 0,6 persen sampai 0,9 persen, tapi kita akan tunggu besok tanggal 5 (Mei) diumumkan oleh BPS," tutur Suharso di acara Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional 2021, Selasa (4/5).

Namun, Bappenas juga memproyeksikan ekonomi Indonesia akan menyentuh angka positif pada kuartal II-2021. 

Suharso menjelaskan bahwa saat ini ekonomi Indonesia masih dalam pemulihan. Ia berharap 2021 mendatang Indonesia sudah benar-benar pulih dari krisis.ada 2022.

"Sehingga pada 2022 diharapkan menjadi tahun pertama bagi Indonesia lepas dari tekanan pandemi," ungkapnya.

Proyeksi Bappenas ini tak jauh berbeda dari yang sebelumnya diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Sri Mulyani sebelumnya memprediksi ekonomi RI masih di zona negatif pada tiga bulan pertama tahun ini.

image0"Proyeksi Kemenkeu masih di minus 1 persen sampai minus 0,1 persen. Kami harap bisa positif meski sekarang masih di negatif," ungkap Ani, belum lama ini.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...