Mata Uang Turki Jatuh 16% Terhadap Dolar AS, Imbas ke Rupiah?
ilustrasi

Mata Uang Turki Jatuh 16% Terhadap Dolar AS, Imbas ke Rupiah?

Senin, 13 Agt 2018 | 10:38 | Rusmanto

WinNetNews.com - Turki bertekad mengambil sejumlah langkah pada Senin 13 Agustus 2018 untuk menenangkan pasar di tengah merosotnya nilai mata uang lira.

Jumat kemarin, nilai lira jatuh 16 persen terhadap dolar Amerika Serikat. Turki semakin terpuruk setelah Presiden AS Donald Trump memutuskan menaikkan tarif dagang untuk produk besi dan aluminium.

Dalam sebuah konferensi dengan awak media pada Minggu malam, Menteri Keuangan Turki Berat Albayrak mengatakan Ankara berencana meluncurkan "rencana aksi" untuk merespons krisis saat ini.

"Institusi kami akan mengambil langkah yang diperlukan mulai Senin untuk menenangkan pasar," ujar Albayrak, seperti dikutip AFP.

Ia menambahkan fokus dari rencana aksi ini adalah sektor perbankan serta usaha kecil dan menengah yang paling terkena dampak pelemahan lira.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuduh jatuhnya lira sebagai bagian dari "plot politik" yang dipimpin AS.

Perselisihan antara Washington dengan Ankara -- yang mencapai titik ketegangan terbaru terkait penahanan seorang pendeta AS -- berimbas pada jatuhnya lira.

"Tujuan dari operasi ini adalah membuat Turki menyerang di semua bidang, mulai dari keuangan dan politik," ungkap Erdogan, menuduh dunia Barat sebagai dalang di balik masalah ini.

"Sekali lagi kita menghadapi plot politik. Namun dengan izin Tuhan, kita akan melewati semua ini," tambah dia. (metrotvnews)


 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...