Mau Sehat Sampe Tua? Ikutin Nih Tipsnya

Mau Sehat Sampe Tua? Ikutin Nih Tipsnya Sumber foto : Istimewa

Winnetnews.com - Tuhan telah merancang anatomi tubuh kita sedemikian sempurnanya. Akan tetapi sesempurna apapun tubuh yang telah Dia ciptakan kalau tidak dijaga dengan baik bakal sia-sia. Seringkali kita menyepelekan hal-hal yang dapat merusak tubuh kita dengan alasan “Alah entar juga semua bakal mati”, “Sampe sekarang masih sehat-sehat aja kok”, atau berbagai alasan omong kosong lainnya.

Penyakit datang karena akumulasi kebiasaan kita pada masa lalu. Penyakit yang datang pada tubuh kita akan menggerogoti bagian tubuh kita yang terhitung sudah sempurna. Salah satunya adalah otak manusia. Otak manusia memegang peranan sangat vital dalam kehidupan sehari-hari. Otak yang mempunyai 100 miliar saraf yang tersambung dengan 100 saraf lainnya menjadikan otak sangatlah berharga.

Mau tahu 11 kebiasaan yang dapat mengurangi fungsi kerja otak? Simak ya.

1. Begadang

Begadang jangan begadang… Kalau tiada artinya.

Siapa yang tidak tahu nasehat lama dari penyanyi legendaris Rhoma Irama? Hampir semua masyarakat Indonesia tahu. Tapi meski tahu juga masih banyak yang pura-pura tidak tahu. Begadang merupakan kebiasaan buruk yang harus dikurangi karena tubuh kita mempunyai siklus tersendiri, dan ketika malam hari adalah siklusnya otak kita untuk beristirahat. Ketika kita menggeser siklus tersebut dengan cara menebus tidur semalaman dengan tidur siang tidak akan merubah apapun karena siklus tubuh manusia sudah diciptakan sesempurna itu. Kurangnya tidur dapat membunuh sel pada otak kita secara perlahan.

Anak gaul itu nggak harus begadang bro..sis..

2. Sakit tapi tetap bekerja

Bekerja itu memang ibadah, tapi Tuhan kita tidak suka semua hal yang terlalu berlebihan. Termasuk kerja. Ketika kita terlalu memforsir tubuh dengan bekerja mulai pagi buta sampai petang hari akan membuat tubuh kita rentan sakit. Dan ketika sudah sakit tapi masih aja dipaksain bekerja malah membuat otak kita rentan. Otak juga butuh istirahat lho, jadi ketika sakit fokuslah untuk beristirahat agar bisa secepatnya sembuh dan bekerja kembali.

3. Diam

Diam adalah emas, tapi kebanyakan diam bikin cemas. Balik lagi ke poin #2 bahwa Tuhan tidak suka semua hal yang berlebihan. Diam yang berlebihan akan membuat sel-sel otak mati secara perlahan. Jadi biasakanlah berbicara kepada seseorang selama beberapa jam atau alokasikan waktu khusus untuk berbincang dengan orang lain agar otak kita tetap aktif.

4. Menutup kepala pada saat tidur

Menutup kepala pada saat kamu tidur akan membuat asupan oksigen terhambat dan karbondioksida yang dikeluarkan akan terhalang. Oksigen akan membuat kerja fungsi otak selalu optimal, jika asupan oksigen terganggu maka akan berbahaya bagi otak. Terlebih jika kamu menggunakan bantal untuk menutup kepalamu. Coba dikurangi sedikit demi sedikit ya kebiasaan itu.

5. Jarang berpikir

Sebisa mungkin hindari kebiasaan yang tidak memaksa otakmu untuk berpikir. Tontonlah film-film detektif atau dokumenter, selain itu kamu bisa perbanyak membaca buku atau bermain puzzle. Cara paling mudah sebenarnya dengan cara mencari pekerjaan seperti programmer atau analis yang bakal membuat otakmu berputar seharian penuh. Otak yang jarang digunakan untuk berpikir akan membuat sel-sel otak menyusut dan mati secara perlahan karena tidak ada aktivitas yang membuat otak menjadi berkembang.

6. Polusi

Udara bersih merupakan bahan bakar untuk otak kita. Pernah baca berita tentang penghuni Pulau Giliyang yang hampir 50 persen penduduknya berusia 100 tahunan? Hal itu disebabkan kadar oksigen di pulau tersebut sangatlah tinggi, sekitar 20.9. Apabila otak kita sering terkontaminasi udara yang sudah tercemar maka kinerja otak kita akan berkurang efisiensinya. Polusi disini bukan hanya asap, bisa juga karena asap rokok yang sering dihirup.

7. Merokok

Lanjutan dari poin #7, setiap bagian dari rokok, baik itu rokoknya ataupun asapnya hanya menimbulkan penyakit bagi diri sendiri dan orang di sekitarnya. Zat kimia yang ada pada rokok akan sangat mengganggu perkembangan sel-sel otak manusia. Hippocampus dan korteks depan adalah salah dua sel saraf otak yang akan terpengaruh secara signifikan ketika terhirup asap rokok. Dua bagian saraf tersbut berfungsi untuk menyimpan ingatan kita.

8. Kurang makan

Diet memang tidak salah, tapi terkadang caranya yang salah. Ada orang yang sampai tidak makan berhari-hari demi mendapatkan tubuh yang ideal, selain mendapatkan berat badan yang tidak stabil (mudah naik dan mudah turun), memangkas porsi makanan akan membuat otak kita kekurangan nutrisi sehingga tidak dapat bekerja secara optimal.

9. Banyak makan

Kalau poin #8 adalah kurang makan, poin #9 ini jangan makan secara berlebihan. Rasulullah memang mengajarkan kita untuk tidak membuang-buang makanan, tapi juga mengajarkan bahwa makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang. maksutnya adalah ketika kita makan sebelum lapar maka kita tidak akan bernafsu untuk mengambil dalam porsi besar dan bisa menghabiskan makanan yang kita ambil. Jadi ambillah seperlunya karena setelah makan perut kita biasanya diisi oleh air yang dapat menyebabkan perut kenyang. Kebanyakan makan akan membuat pembuluh darah di otak kita mengeras dan dapat menurunkan mental.

10. Hindari mengkonsumsi gula berlebihan

Pernah membaca atau menonton Death Note? Pasti ingat pada salah satu karakter yang bernama L. Yap, pria kurus dengan baju putih lengan panjang dan celana jins biru yang sangat menyukai makanan manis. L pada saat itu mengatakan bahwa makanan manis merupakan bahan bakar ketika dia berpikir karena otak adalah salah satu organ yang membutuhkan banyak kalori diantara bagian tubuh yang lain. L tentu berbeda dengan kita, ketika kita suka makan makanan yang manis tapi jarang menggunakan otak kita untuk berpikir, maka makanan manis ini dapat mengakibatkan nutrisi dan protein yang diserap oleh tubuh akan terganggu, sehingga tubuh kekurangan gizi dan otak sulit untuk berkembang.

11. Berpikir negatif

Berpikir adalah salah satu cara agar otak kita tetap sehat. Asal kita berpikir secara positif. Jika kita kebanyakan berpikir negatif maka akan menimbulkan kecemasan dan kegelisahan bagi kita sendiri. Kecemasan dan kegelisahan itu membuat semua anggota tubuh kita termasuk otak akan terpengaruh.