(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Mau Tahu? Mengapa Gosok Gigi Bisa Mengubah Rasa Makanan di Mulut

Muchdi
Muchdi

Mau Tahu? Mengapa Gosok Gigi Bisa Mengubah Rasa Makanan di Mulut ilustrasi

WinNetNews.com - Beberapa di antara kita mungkin pernah coba mencicipi makanan atau minuman manis usai menggosok gigi hanya untuk menemukan kalau rasanya aneh. Jus jeruk atau kopi misalnya jadi malah terasa pahit meski sudah pakai banyak gula.

Mengapa bisa demikian? Seperti dikutip dari situs detikHealth,Jakarta, Minggu (23/9/2018), Ahli nutrisi Profesor Guy Crosby dari Harvard T.H. Chan School of Public Health menjelaskan jawabannya karena kandungan dalam pasta gigi. Zat bernama sodium lauryl sulfate (SLS) yang berfungsi sebagai detergen pada pasta gigi memiliki efek mampu memengaruhi indra pengecap lidah.

Lidah manusia sendiri memiliki sekitar dua sampai empat ribu pengecap dengan masing-masing menyimpan 10-50 reseptor. Tiap reseptor tersebut dirancang untuk bereaksi dengan molekul tertentu sehingga kita bisa membedakan rasa manis, asin, asam, pahit, dan gurih.

Nah ketika seseorang menggosok gigi, SLS akan bereaksi menekan kerja reseptor lidah yang bertanggung jawab terhadap rasa manis. Selain itu SLS juga membersihkan senyawa phospholipids dalam mulut yang fungsinya menekan reseptor rasa pahit.

Oleh karena itu apa yang terjadi selama beberapa waktu usai menggosok gigi kita bisa jadi sangat sensitif terhadap rasa pahit dan kurang peka terhadap manis.

Menurut Prof Crosby solusinya cukup sederhana cukup menunggu saja selama beberapa menit karena SLS akan hilang dengan sendirinya. Atau gosok gigi usai makan dan minum sehingga indra pengecap tidak terganggu sekalian membersihkan sisa-sisa kotoran di mulut.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});