Mau Tidak Gampang Sakit di Musim Pancaroba? Ini 5 Tipsnya

Muchdi
Muchdi

Mau Tidak Gampang Sakit di Musim Pancaroba? Ini 5 Tipsnya Ilustrasi berolahraga. ©Shutterstock-Daniel_Dash

WinNetNews.com - Hujan berintensitas tinggi mulai terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Meski begitu, panas masih sesekali muncul di sela perubahan musim. Bagi sebagian orang, pergantian hujan dan panas bisa memicu penurunan kondisi kesehatan tubuh.

Nggak enak badan tentunya bisa dicegah supaya tidak jadi sakit. Dikutip dari situs detikHealth dari laman Fisher Titus Medical Center, Sabtu (3/11/2018),  berikut tips supaya tidak mudah sakit di masa perubahan musim.

1. Rajin mandi

Suhu yang lebih dingin daripada biasanya tidak jadi alasan untuk absen mandi. Sama seperti cuci tangan, mandi membersihkan permukaan tubuh dari berbagai organisme penyebab penyakit. Mandi sebaiknya dilakukan dua kali sehari, atau saat tubuh terasa kotor usai melakukan aktivitas berintensitas tinggi.

2. Menjaga pola makan

Risiko flu biasanya meningkat seiring turunnya suhu di lingkungan sekitar. Beberapa asupan yang bisa mencegah flu adalah berbagai jenis sayur, buah, produk berbahan susu, jamur, dan cokelat hitam. Tubuh juga harus menerima kecukupan cairan dengan minum air hangat, saat tenggorokan terasa kering.

3. Cukup istirahat

Istirahat terutama tidur memungkinkan tubuh lekas mengganti sel yang tua dan rusak, sehingga memiliki daya imun yang lebih baik. Periset tentang tidur Patrick Fuller dari Harvard Medical School menyarankan mematikan semua sumber cahaya, olahraga 20 menit, dan menghindari kopi di sore hari supaya lebih mudah tidur dan bangun di waktu yang sama.

4. Olahraga

Hujan atau panas tak jadi alasan untuk berhenti olahraga. Beberapa riset dalam British Journal of Sports Medicine menyatakan, aktivitas fisik bisa mencegah atau mengurangi risiko terkena flu. Olahraga juga bisa memperkudat daya tahan tubuh untuk mengantisipasi serangan infeksi.

5.Mencegah serangan alergi

Udara yang lebih dingin kerap memicu reaksi alergi pada sebagian orang. Untuk mencegah reaksi yang biasanya mengganggu, daerah sekitar lubang hidung sebaiknya dipastikan tetap hangat. Hal ini mengurangi risiko pilek atau bersin pada pengidap alergi.

Apa Reaksi Kamu?