Mbah Gotho Disebut Sebagai Manusia Tertua Abad 21
sumber foto : istimewa

Mbah Gotho Disebut Sebagai Manusia Tertua Abad 21

Selasa, 2 Mei 2017 | 01:10 | Oky

Winnetnews.com - Mbah Gotho dikenal lantaran disebut sebagai manusia tertua di abad 21. Dalam kartu tanda penduduk yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sragen, Sodimejo lahir pada 31 Desember 1870. Ini berarti, Mbah Gotho sudah lebih dulu lahir sekitar 7,5 dekade sebelum Presiden Soekarno mengumandangkan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Ihwal tahun kelahiran Mbah Gotho, kata Suryanto, itu dituliskan petugas. Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Sragen Wahyu Lwiyanto tak menampik soal itu. Dia mengaku, ada alasan kenapa Mbah Gotho dituliskan lahir pada 1870. Wahyu menyebut, pembangunan pabrik gula Gondang menjadi dasar tahun kelahiran Mbah Gotho.

"Beliaunya menceritakan saat berusia 10 tahun, dia menunggui pembangunan pabrik gula Gondang. Pabrik gula itu sendiri dibangun tahun 1880," ucap Wahyu kepada Liputan6.com, pertengahan September 2016.

Pencatatan tahun dalam KTP Mbah Gotho, memang belum diverifikasi lebih lanjut. Namun Bupati Sragen Yuni Sukowati mengaku dirinya justru bangga dengan keberadaan Mbah Gotho. Dia pun bersyukur Mbah Gotho masih sehat wal afiat. Apalagi, kabar soal Mbah Gotho kini sudah mendunia dan menyedot perhatian banyak pihak.

Bagi Yuni, keberadaan Mbah Gotho memberikan angin segar untuk Sragen, Menurut dia, Mbah Gotho menjadi pembuka langkah Pemerintah Kabupaten Sragen untuk menata sejumlah hal, termasuk aspek pariwisata, yang diprediksi naik lantaran kabar keberadaan orang tertua di dunia. "Sekarang diawali dengan adanya Mbah Gotho. Ini suatu langkah yang baik," ujar Yuni kepada Liputan6.com di Kantor Bupati Sragen, Jalan Sukowati, Sragen, Jawa Tengah, Selasa, 13 September 2016.

Namun di sisi lain, Yuni menyadari, pengakuan tentang usia ini bisa jadi polemik. Menurut Yuni, perlu ada verifikasi atas keterangan yang disampaikan Mbah Gotho soal usianya. "Untuk melihat sejauh mana kebenarannya beliau ini benar berusia 145 tahun," ujar Yuni.

Yuni menyadari, banyak hal yang dilupakan Mbah Gotho. Seperti letusan Gunung Lawu yang terjadi pada 1885. Jika merujuk ke tahun lahir, Mbah Gotho berusia 15 tahun kala itu. Sebaliknya, Mbah Gotho hanya mengingat peristiwa berdirinya pabrik gula Gondang, pada 1880. Ini menjadi masalah buat Yuni. Sebab, dirinya berkeinginan mendaftarkan Mbah Gotho sebagai orang tertua di dunia ke lembaga pencatat rekor tingkat dunia, The Guiness Book of World Records.

Keinginan Yuni ini sejalan dengan keinginan Museum Rekor Indonesia (MURI). Senior Manager MURI, Yusuf Ngadri, mendukung langkah Pemkab Sragen memverifikasi usia Mbah Gotho. Menurut Yusuf Ngadri, pihaknya bersedia memberikan sertifikat orang tertua di Indonesia kepada Mbah Gotho, asalkan ada catatan atau bukti yang menguatkan usia tersebut. "Kami butuh verifikasi," kata Yusuf Ngadri.

Terkait pencatatan tahun kelahiran, Kadis Dukcapil Kabupaten Sragen Wahyu Lwiyanto, mengakui pencatatan tak dilakukan sembarangan. Menurut Wahyu, pihaknya sudah memverifikasi keterangan Mbah Gotho dengan keterangan dari sejumlah warga sekitar. Apalagi, Mbah Gotho punya pengakuan berusia 10 tahun saat Pabrik Gula Gondang dibangun. "Itu menjadi dasar kami, jadi kami bisa menerbitkan sebagai alat administrasi kependudukan, data real kependudukan Mbah Gotho," kata Wahyu.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...