Mbah Moen Tutup Usia Saat Berhaji
Sosok KH Maimun Zubair atau Mbah Moen yang penuh kharisma. (Foto: detiknews)

Mbah Moen Tutup Usia Saat Berhaji

Selasa, 6 Agt 2019 | 12:53 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Kabar duka datang dari kalangan ulama berkharisma, Kiai Haji Maimun Zubair atau yang akrab disapa Mbah Moen. Ia meninggal dalam keadaan sedang berhaji di tanah suci, Selasa (6/8/2019) WIB.

Mbah Moen diketahui wafat pada usia 90 tahun  Sebelum wafat, Mbah Moen menjabat sebagaiu Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Kabar duka tersebut rupanya mendapat respon dari berbagai kalangan. Seperti yang diungkapkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD. Melalui akun twitternya @mohmafudmd.

"Inna lillah wa innaa ilaihi raji'un. Kyai Maimoen Zubeir (Mbah Moen) wafat di tanah suci Makkah jam 8.17 WIB tadi. Beliau wafat di tempat yang dicintainya. Saya mendapat kabar langsung berita ini dari Pak Supri, salah seorang terdekat Mbah Moen. Jadi, insyaallah, ini bukan hoax," tulisnya.

Belasungkawa juga disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

"Innalillahi wainnailaihi raji’un. Duka cita teramat dalam atas berpulangnya Ulama besar Indonesia, guru tercinta kita semua, KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen di Makkah. Semoga Allah SWT tempatkan beliau di tempat terbaik di sisiNYA. Dan semoga Husnul Khotimah. Aamiin," cuit Ridwan Kamil lewat akun twitter @ridwankamil.

Seperti dikutip CNN Indonesia, sepanjang hidupnya Mbah Moen dikenal sebagai seorang alim, ahli fikih, sekaligus penggerak baik di lingkungan organisasi keagamaan maupun di kehidupan politik.

Mbah Moen pernah berpesan bahwa dakwah selayaknya dilakukan secara damai, tak perlu keras dan galak. Menurutnya, kondisi hari ini berbeda dengan zaman perang di era sebelum kemerdekaan.

Mbah Moen lahir di Rembang pada 28 oktober 1928. Dia merupakan pimpinan pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang.

Mbah Moen merupakan putra dari Kiai Zubair, Sarang, seorang alim dan faqih. Ayahnya merupakan murid dari Syaikh Saíd al-Yamani serta Syaikh Hasan al-Yamani al-Makky.

Basis pendidikan agama Mbah Moen sangat kuat dipengaruhi dari orang tuanya. Dia meneruskan pendidikan mengajinya di Pesantren Lirboyo, Kediri, di bawah bimbingan Kiai Abdul Karim. Selain itu, selama di Lirboyo, Mbah Moen juga mengaji kepada Kiai Mahrus Ali dan Kiai Marzuki.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...