Mediasi Sengketa Tol Desari Gagal, Tommy Soeharto Lanjut Gugat Pemerintah Rp56 Miliar
Tommy Soeharto

Mediasi Sengketa Tol Desari Gagal, Tommy Soeharto Lanjut Gugat Pemerintah Rp56 Miliar

Senin, 7 Jun 2021 | 16:45 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Proses mediasi yang dijalani Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto terkait gugatan ganti rugi sebesar Rp56 miliar kepada pemerintah atas penggusuran proyek Jalan Tol Depok-Antasari berujung buntu.

"Sesuai agenda sebelumnya di mana mediasi itu kita yaitu penggugat terhadap 5 tergugat dan 2 turut tergugat tidak dapat titik temu mengenai musyawarah," kata kuasa hukum Tommy, Victor Simanjutak di luar ruang sidang PN Jaksel , Senin (7/6).

Sebelumnya, Tommy mengajukan gugatan kepada sejumlah lembaga pemerintah, antara lain Kementerian Agraraia dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) sebagai Tergugat I dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai Tergugat II.

Kemudian, Stella Elvire Anwar Sani sebagai Tergugat III, Pemda DKI Jakarta sebagai Tergugat IV, dan PT Citra Waspphutowa, 

Setelahnya, ada Turut Tergugat I Kantir Jasa Penikai Publik (KJPP) Toto Suharto dan Rekan, Turut Tergugat II Kementerian Keuangan, PT Girder Indonesia sebagai Turut Tergugat III.

Victor menjelaskan kliennya menggugat karena tindakan penyerobotan atas tanah dan bangunan di area proyek jalan tol Depok-Antasari. Hal tersebut, bahkan baru diketahui Tommy tiga tahun kemudian.

"Terkejut bahwa tanah (dan di sana ada bangunan melekat di atasnya, beserta sarana pelengkap) telah dihitung oleh para tergugat tanpa melibatkan penggugat, tanpa prosedur yang benar, dan tanpa persetujuan dan sepengetahuan penggugat," sebagaimana dikutip dari materi gugatan.

Atas tindakan itu, Victor mengatakan Tommy mengalami kerugian senilai Rp56.670.500.000.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...