Melahirkan Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Payudara?
ilustrasi

Melahirkan Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Payudara?

Sabtu, 6 Jul 2019 | 11:07 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Beberapa penelitian terdahulu menemukan adanya hubungan antara kehamilan dan menyusui dengan penurunan risiko kanker payudara pada wanita. Akan tetapi, hasil penelitian terbaru justru menunjukkan bahwa melahirkan dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Lantas, apakah proses persalinan merupakan hal yang membahayakan kesehatan wanita?

Hubungan antara melahirkan dengan risiko kanker payudara

Penelitian terbaru yang dirangkum dalam jurnal Annals of Internal Medicine menggunakan data-data yang diperoleh dari 15 penelitian pendahulu. Secara keseluruhan, penelitian ini melibatkan data dari total 889.944 wanita.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa ibu berusia 55 tahun ke bawah memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara dibandingkan wanita seusianya yang belum memiliki anak.

Selama lima tahun pertama sejak melahirkan, risiko kanker payudara meningkat dengan pesat hingga mencapai 80%. Namun, Anda tidak perlu khawatir. Penelitian ini juga menemukan bahwa persentase tersebut akan menurun seiring waktu.

Risiko kanker payudara mulai menurun setelah 24 tahun pascapersalinan. Sepuluh tahun kemudian, peluang Anda terkena kanker payudara bahkan menjadi 23% lebih rendah dibandingkan wanita seusia Anda yang belum memiliki anak.

Melahirkan memang dapat meningkatkan risiko kanker payudara dengan pesat. Meski demikian, hal ini hanya berlangsung sementara. Jangan sampai risiko yang muncul akibat melahirkan menghalangi Anda untuk memiliki momongan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...