Melawan Asap Di Palangkaraya, LSM Negeri Jiran Bagikan Masker N95

Melawan Asap Di Palangkaraya, LSM Negeri Jiran Bagikan Masker N95

WinNetNews.com - Sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang berasal dari negeri jiran Singapura membegikan bantuan masker gratis untuk warga di Kalimantan Tengah. Sebanyak 25.00 masker jenis N95 diberikan oleh LSM yang bernama Relief Singapura atau disingkat RSG. Pembagian masker tersebut dilakukan di dua wilayah antara lain, kota Palangkaraya dan Kabupaten Pulang Pisang.

image0

Jenis masker N95 (WinGamers/Flickr)

Sementara itu, bantuan masker dari pemerintah setempat menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suprastija Budi menyebutkan bahwa masker medis yang selama ini diberikan kepada warga sudah 80 persen mencukupi untuk menanggulangi polusi udara di kota tersebut.

Sementara itu, Hujan mengguyur sejumlah wilayah di provinsi Kalimantan Tengah pada Selasa pagi (06/10/2015). Di Kuala Kurun, Kalimantan Tengah pukul 08.30 hujan lebat mengguyur wilayah tersebut. Informasi ini didapat dari nitizen yang mengirimkan cuitan di twitter @infoPLK .

image1

Para nitizen yang merupakan warga setempat berharap denga adanya hujan yang mengguyur sebagian wilayah di Kalimantan Tengah ini dapat menyegarkan udara di langit Kalimantan Tengah yang selama ini diselimuti kabut asap.

image2

Meskipun demikian, informasi lain menyebutkan bahwa ISPU (Indeks Standar Pencemaran Udara) di Palangkaraya terus meningkat. Data terakhir tercatat pada tanggal 6 Oktober 2015 pukul 08.00 WIB konsentrasi partikulat PM 10 di Palangkaraya mendekati angka 1000. Dalam cuitan nitizen dengan akun twitter bernama Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan juga, setidaknya 36.239 orang menderita sakit ISPA sejak Juli hingga sekarang (6/10/2015).

Baca juga artikel: Palangkaraya: Industri Perhotelan dan Restoran Turun Omzet Secara Masif

Konsentrasi Partikulat atau Particulate Matter (PM10) adalah padatan atau likuid di udara yang berbentuk asap, debu dan uap. Padatan tersebut dapat tinggal di atmosfer dalam waktu yang lama (partikel yang mempunyai diameter 10μm). Dapat dibayangkan bila partikulat tersebut dapat dengan mudahnya terhisap melalui saluran pernafasan dan diserap kedalam tubuh dan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.Disamping mengganggu estetika, partikel berukuran kecil di udara dapat terhisap ke ke dalam sistem pernapasan dan menyebabkan penyakit gangguan pernapasan serta kerusakan paru-paru.