Melemahnya Harga Emas Terparah Sejak 1999

Cincin Suryanto
Selasa, 11 Agustus 2015 13:52 WIB
Oleh Cincin Suryanto pada Selasa, 11 Agustus 2015 13:52 WIB
Image Melemahnya Harga Emas Terparah Sejak 1999

Tren penurunan harga emas masih berlangsung, bahkan sudah terjadi dalam tujuh minggu berturut-turut. Hal tersebut merupakan tren penurunan terpanjang sejak 1999.

Menurut data GLD ETF, harga emas terus bergerak dalam dua minggu terakhir di kisarain USD1.080 per ounce di level terendah, dan USD1.100 per ounce dilevel tertinggi.

"Emas terlihat dalam tren penurunan yang jelas. Tapi kami telah melihat konsolidasi yang sudah terlambat," tutur Owner Keene on The Market, Andrew Keene, dilansir dari CNBC, Selasa (11/8/2015).

Menurut Andrew, saat ini pasar juga menunjukkan pola jual yang cukup curam diikuti oleh konsolidasi dan penjualan lebih lanjut. Melihat hal itu dirinya memperkirakan tren penurunan emas akan terus berlanjut.

"Saya pikir tren ini akan terus berlanjut hingga turun sekitar USD100. Dalam arti level psikologis emas akan berada pada harga USD1.000 per ounce," imbuhnya.

Sekedar informasi, sejak Juni lalu harga emas berada pada level USD1.205,70 namun terus turun lebih dari 9 persen.

(cn)

Cara Memakai Tas yang Tepat Agar Tidak Mencederai Tubuh
Sebut Prabowo Sedang Kebingungan, Fahri Hamzah Ungkap Keadaan Bisnis Prabowo

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.