Melihat Istri Melahirkan Bisa Turunkan Gairah Seks Suami?
ilustrasi

Melihat Istri Melahirkan Bisa Turunkan Gairah Seks Suami?

Sabtu, 13 Jul 2019 | 23:30 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Proses melahirkan nyatanya tidak hanya berpengaruh pada wanita, namun juga memiliki pengaruh pada pria. Hal ini sangat mungkin terjadi, khususnya bagi para suami yang menyaksikan proses melahirkan yang dijalani sang istri. Selain tidak nyaman menyaksikan sang istri merasa kesakitan, pria juga harus melihat bagaimana proses tersebut mengubah bagian tertentu dari tubuh sang istri. Namun, apakah melihat proses melahirkan dari istri juga akan mempengaruhi kehidupan seks pria?

Melihat proses melahirkan bisa turunkan gairah seks pria

Tidak selamanya melihat proses melahirkan menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi seorang pria. Ada ‘pemandangan‘ yang mungkin tidak akan pernah bisa dilupakan oleh seorang pria saat melihat sang istri melahirkan dan hal ini sangat mungkin berpengaruh pada psikologisnya. Hal ini dapat berujung pada bagaimana melihat proses melahirkan mempengaruhi aktivitas seks pria.

Seperti saat sang pria melihat vagina sang istri terbuka lebar saat proses tersebut, serta bagaimana sang bayi keluar dari vagina yang biasanya menjadi pemicu hasrat seksual pria. Menyaksikan proses tersebut membuat para pria kesulitan mengembalikan cara pandang mereka mengenai vagina seperti sedia kala.

Selain itu, para pria yang mendampingi istri di ruangan bersalin juga harus melihat pemandangan yang tidak biasa; proses medis dan perdarahan yang keluar dari tubuh sang istri, hingga tinja sang istri yang secara normal ikut keluar sebagai hasil dari proses mengejan.

Lebih dari hanya sekedar mengurangi hasrat seksualnya, melihat segala hal yang terjadi saat proses melahirkan dapat memberikan efek trauma yang berujung mempengaruhi hasrat seks pria. Bahkan, melihat istri melahirkan dapat mempengaruhi kesehatan mental seorang pria hingga ia berpotensi mengalami Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) sebagai salah satu akibatnya.

Seperti kata Dokter Anna Machin, ahli neurologi dan psikologi dalam hubungan sosial yang berasal dari Oxford University, pada Telegraph,  PTSD yang dialami pria dapat terjadi jika proses melahirkan yang dilalui oleh sang istri memang sangat berat.

Contohnya, saat istri dan bayi berada dalam kondisi yang membuat proses melahirkan menjadi lebih berat bagi keduanya. Sementara saat itu para pria tidak bisa melakukan apapun menjadi pemicu rasa bersalah dan rasa takut pada pria. Khususnya, para pria seolah menjadi penyebab dari rasa sakit yang dialami oleh istri selama proses melahirkan tersebut.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...