Melihat Seni dari Teknologi dan Sains di "Media Art Globe 2019: Trans Human Code"
Media Art Globe: Trans Human Code (sumber: Instagram.com/komunitas_salihara)

Melihat Seni dari Teknologi dan Sains di "Media Art Globe 2019: Trans Human Code"

Jumat, 9 Agt 2019 | 11:15 | Nurul Faradila

Winnetnews.com - Komunitas Salihara selain menjadi salah satu tempat di mana perhelatan seni yang beragam macam dan bentuknya, juga memberikan ruang untuk berbagi tema dan gagasan seputar seni. Menarinya pada bulan Agustus ini, Connected Art Platform akan berkolaborasi dengan Komunitas Salihara dan dikuratori oleh Mona Liem. Bersama Media Art Globe, menawarkan pameran dengan judul “Media Art Globale 2019: Trans Human Code”.

Pada pameran ini, isu-isu yang dibahas menjadi tema setiap karya seni yang dipilih yakni seputar teknologi, sains, dan lingkungan. Sesuai dengan apa yang Media Art Globale gagas yaitu tempat bukan hanya untuk seniman juga science geek dan technophile, maka pameran ini akan menampilkan 17 seniman lokal dan internasional.

Para seniman itu diantaranya seperti Boedi Widjaja (Singapura), Cynthia Delaney Suwito (Indonesia), Eduardo Kac (Brasil), dan masih banyak lagi. Karya seni yang ditampilkan berupa karya seni media seperti video, virtual reality, augmented reality, hingga instalasi sesuai dengan tema yang digagas.

Sebuah festival jika hanya berisi pameran saja, pastinya kurang lengkap. Maka Media Art Globale tidak hanya menyajikan pameran. Festival ini didukung dalam beberapa acara seperti simposium, bincang seni, dan lokakarya yang pastinya menghadirkan seniman, kolektor seni, pakar teknologi dan sains, yang bisa menambah keseruan acara.

“Media Art Globe 2019: Trans Human Code” akan diadakan mulai 9 Agustus – 1 September 2019, berlokasi di Komunitas Salihara, Jakarta Selatan. Informasi lebih lanjut, dapat dilihat di Media Art Globale.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...